5 Bahan Baju yang Bikin Bau Badan Makin Menyengat, Wajib Tahu!
Dipublish: 14 April 2026
Pernah merasa sudah mandi bersih, pakai deodorant, bahkan pakai parfum, tapi bau badan tetap muncul? Apalagi kalau aktivitas sedang padat, lagi meeting, atau olahraga, bau badan bisa bikin insecure! Sebenarnya, masalahnya bukan cuma di tubuh kamu, tapi juga pada jenis bahan baju yang kamu pakai. Yup, ternyata ada beberapa bahan baju yang bikin bau badan semakin menyengat, lho. Kenapa bisa begitu? Simak penjelasannya berikut ini!
Kenapa Baju Bisa Membuat Bau Badan Lebih Cepat Muncul?
Sebenarnya, apa hubungan bahan baju dengan bau badan? Kenapa baju yang tadinya wangi justru bisa bau ketika dipakai seharian? Ternyata, berdasarkan penelitian Waqar dkk. dalam Textile Research Journal (2025), bau pada pakaian berasal dari interaksi antara keringat, bakteri, dan struktur kain.
Keringat sebenarnya tidak berbau, tapi saat terurai dengan bakteri akan menghasilkan senyawa yang berbau tidak sedap. Jenis bahan kain juga berperan penting menahan kelembapan dan bakteri, sehingga bau lebih cepat muncul dan sulit hilang¹.
Kamu bisa perhatikan beberapa hal berikut yang bikin bau badan lebih cepat muncul meski bajunya terkesan bersih:
1. Bahan baju yang tidak menyerap keringat
Beberapa bahan memang bisa menyerap keringat, tapi tidak semua bisa menguapkannya dengan baik. Akibatnya, area ketiak jadi lembap, hangat, dan jadi tempat ideal buat bakteri berkembang biak.
Misalnya saja, kaos olahraga sering cepat bau karena tubuh menghasilkan keringat lebih banyak. Apalagi kalau kamu pakai bahan polyester yang memang kurang menyerap keringat.
2. Sirkulasi udara yang buruk
Bahan baju yang terlalu ‘rapat’ bikin kulit sulit bernapas. Ini sering terjadi pada baju kantor yang berbahan sintetis dan ketat. Meskipun kamu berada di ruangan ber-AC, kalau bahannya tidak breathable, tetap saja keringat bisa terperangkap, dan bikin ketiak basah serta dada berkeringat.
3. Cara mencuci baju yang tidak benar
Baju yang bersih belum tentu bebas bau kalau cara mencucinya kurang tepat. Bahan baju tertentu bisa mengeluarkan aroma yang kurang sedap kalau kamu mencucinya asal-asalan. Apalagi kalau tidak dijemur dengan cara yang benar, baju jadi lembap dan bau.
Apa Bahan Baju yang Bikin Bau Lebih Cepat?
Beberapa bahan baju berikut ini dikenal bisa mempercepat munculnya bau badan. Jadi, sebaiknya hindari beberapa bahan baju yang bikin bau badan menyengat berikut ini kalau kamu gampang berkeringat supaya tubuh tetap segar seharian.
1. Polyester
Salah satu bahan baju tidak menyerap keringat yang perlu dihindari adalah polyester. Kain jenis polyester cenderung tidak menyerap keringat sehingga membuat keringat terjebak di permukaan kulit dan bikin ketiak basah.
Selain itu, bahan polyester juga cenderung menahan minyak dan bakteri yang bikin bau lebih sulit hilang meski sudah dicuci. Ini juga yang jadi alasan kenapa banyak kaos gym cepat bau, karena bahannya didominasi polyester.
2. Nylon
Selain polyester, ada juga bahan kain yang kurang menyerap keringat dengan baik, yaitu nylon. Meskipun punya tekstur kain yang ringan, tapi nylon juga kurang breathable, sehingga bikin kulit sulit ‘bernapas’ dan terasa pengap.
Bahan baju ini tidak direkomendasikan untuk kamu yang punya banyak aktivitas outdoor dan gampang berkeringat apalagi di cuaca panas.
3. Spandex
Bahan baju spandex sering dipakai untuk berbagai aktivitas olahraga. Padahal, kain spandex sebenarnya tidak mudah menyerap keringat dengan maksimal. Spandex atau lycra terbuat dari campuran bahan sintetis dengan permukaan yang halus, rapat dan tidak berpori, sehingga kurang menyerap air dengan baik. Tak jarang, banyak baju olahraga berbahan spandex yang justru makin basah sehabis dipakai seharian dan memicu bau badan lebih cepat.
4. Satin
Tubuh kamu bakal semakin berkeringat dan basah karena keringat terperangkap di serat kain yang licin seperti satin. Meskipun terkesan mewah, bahan baju yang bikin bau badan menyengat ini tidak disarankan untuk dipakai beraktivitas lama-lama, terutama di cuaca yang panas seharian.
5. Chiffon
Bahan kain chiffon sintetis yang bercampur dengan polyester umumnya tidak bisa menyerap keringat dengan baik. Keringat akan cenderung mengendap dan terjebak di permukaan kulit ketiak, sehingga bikin bakteri berkembang biak lebih cepat. Bahan chiffon memang terasa tipis dan ringan, tapi kurang breathable kalau dipakai seharian terutama saat cuaca panas.
Apa Bahan Baju yang Lebih Adem untuk Mengurangi Bau?
Kalau kamu sudah mengetahui bahan baju yang bikin bau badan, saatnya kamu beralih ke bahan-bahan baju yang lebih nyaman. Selain itu, beberapa bahan baju berikut ini juga lebih mudah menyerap keringat berlebih dan bebas ketiak basah.
1. Katun
Bahan kain katun merupakan bahan baju yang jadi favorit semua orang, karena bahannya mudah menyerap keringat, adem dan lembut di kulit. Serat kainnya yang cukup renggang, bikin keringat tidak terjebak di permukaan kulit dan kain yang jadi pemicu bau badan.
Selain bahan katun biasa, ada juga bahan katun bambu yang terbuat dari serat bambu yang ramah lingkungan dan anti bau. Keunggulan katun bambu adalah daya serapnya yang lebih tinggi dibanding bahan kain katun biasa, lebih cepat kering, dan super adem. Bahan katun ini cocok banget dipakai untuk aktivitas sehari-hari, seperti kuliah, kerja, atau bahkan olahraga.
2. Rayon
Kain rayon punya karakteristik yang lembut dan ringan, menyerap keringat dengan baik dan nyaman dipakai seharian. Rayon cukup efektif menyerap kelembapan, sehingga keringat tidak terlalu lama menempel di permukaan kulit. Selain itu, kain rayon juga adem dan bebas ketiak basah. Cocok dipakai untuk acara-acara di siang hari dengan gaya outfit yang kasual, seperti kemeja atau dress.
3. Linen
Salah satu bahan kain yang breathable dan nyaman dipakai seharian adalah linen. Selain adem di kulit, linen juga gampang menyerap dan menguap keringat, serta tidak lengket di kulit. Meskipun teksturnya agak kasar dan gampang kusut, tapi linen cukup efektif menjaga tubuh tetap kering. Karena itu, baju berbahan linen cocok sangat nyaman dipakai saat liburan ke pantai atau berbagai aktivitas outdoor di siang hari.
4. Tencel
Apakah kamu gampang berkeringat? Coba pilih baju berbahan tencel. Bahan tencel adalah bahan kain yang terbuat dari serat alami yang berasal dari kayu, biasanya dari pohon seperti eucalyptus (kayu putih).
Kain tencel punya daya serap tinggi, membantu mengontrol kelembapan sekaligus menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Karena itu, kain tencel yang ramah lingkungan sangat direkomendasikan untuk pakaian dalam dan pakaian sehari-hari serta cocok untuk kulit yang sensitif.
5. Dry fit
Kalau kamu rutin berolahraga, sebaiknya hindari jenis bahan baju yang bikin bau badan. Pilih bahan baju yang bisa menyerap keringat dengan baik seperti bahan dry fit. Keunggulan bahan ini bisa membantu keringat menguap lebih cepat sehingga terasa kering dan tidak gampang bau. Sangat cocok dipakai untuk olahraga intens seperti sepak bola, gym, jogging, atau yoga.
Tips Agar Tubuh Bebas Bau Badan yang Menyengat
Mengganti bahan baju memang penting, tapi itu baru satu bagian dari solusi menghilangkan bau badan. Bau badan muncul dari kombinasi keringat, bakteri, dan kondisi lembap yang dibiarkan terlalu lama. Karena itu, kamu juga perlu membangun rutinitas yang tepat supaya tubuh tetap fresh, bahkan saat aktivitas lagi padat.
1. Jaga kebersihan tubuh secara konsisten
Bau badan tidak hanya dipicu oleh keringat, tapi juga oleh bakteri yang berkembang di area lembap. Itulah alasan mandi rutin jadi langkah paling basic, tapi tetap krusial.
Fokuskan pada area yang mudah berkeringat seperti ketiak, leher, punggung, dan lipatan tubuh. Setelah itu, pastikan tubuh benar-benar kering sebelum berpakaian, karena kondisi lembap bisa mempercepat munculnya bau.
2. Gunakan deodorant dengan perlindungan maksimal
Saat tubuh aktif, produksi keringat meningkat dan risiko bau juga ikut naik. Di titik ini, kamu butuh perlindungan yang bukan cuma wangi, tapi benar-benar bekerja menahan keringat dan melawan bau dari sumbernya.
Di sinilah pemilihan deodorant jadi penting. Formula yang tepat bisa bantu menjaga tubuh tetap fresh, bahkan saat kamu harus pakai bahan baju yang kurang breathable atau beraktivitas di cuaca panas.
Rexona hadir untuk membantu kamu lebih pede dengan teknologi Amino Active yang memberikan 3X proteksi lebih kuat terhadap keringat, bau badan, dan noda. Kamu bisa tetap nyaman sepanjang hari tanpa harus khawatir bau muncul di momen penting.
Untuk kamu pria aktif, ada beberapa pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan wangi kesukaanmu. Kalau kamu butuh sensasi segar sekaligus perlindungan saat aktivitas intens, Rexona Men Ice Cool Deodorant Roll On hadir dengan kombinasi aroma Mint, Lavender, dan Musk yang terasa clean dan dingin di kulit. Dilengkapi juga dengan efek Instant Cooling yang membantu menjaga kesegaran lebih lama.
Sementara itu, Rexona Men Invisible Dry Deodorant Roll On cocok untuk kamu yang ingin tetap rapi tanpa khawatir noda di pakaian. Deodorant ini punya karakter wangi fruity yang segar dari Pineapple, Apple, dan Amber. Formulanya juga gentle dengan 0% alcohol, jadi tetap nyaman digunakan setiap hari.
Untuk kamu wanita aktif, pilihannya juga bisa disesuaikan dengan gaya aktivitas dan preferensi aroma.
Rexona Free Spirit Deodorant Roll On punya wangi fresh dan energizing dengan kombinasi Green Accord, Muguet, dan Powder yang terasa ringan tapi tetap noticeable. Diformulasikan dengan Amino Active, varian ini memberikan perlindungan optimal sekaligus membantu menjaga tampilan ketiak tetap cerah, dengan formula 0% alcohol yang nyaman di kulit.
Kalau kamu lebih suka sensasi segar seperti habis mandi, Rexona Shower Clean Deodorant Roll On bisa jadi pilihan. Aromanya clean dan ringan dengan sentuhan Pear, Rose, dan Amber, cocok untuk dipakai dari pagi sampai malam tanpa terasa berlebihan, sambil tetap memberikan perlindungan terhadap keringat dan bau badan.
Dengan perlindungan yang tepat, kamu nggak perlu lagi khawatir soal bahan baju yang bikin bau!
3. Jaga kebersihan baju
Bau badan sering kali bukan hanya dari tubuh, tapi juga dari baju yang sudah menyimpan bakteri. Terutama pada bahan sintetis, bau bisa “menempel” dan sulit hilang kalau cara mencucinya kurang tepat.
Gunakan detergen secukupnya, bilas hingga bersih, dan pastikan baju benar-benar kering sebelum dipakai. Baju yang masih lembap bisa memicu bau apek yang memperparah bau badan.
4. Pilih pakaian yang sesuai aktivitas
Tidak semua bahan cocok untuk semua kondisi. Kalau kamu tahu akan banyak bergerak, pilih bahan yang lebih breathable agar keringat tidak terperangkap terlalu lama di kulit. Dengan begitu, kamu bisa mengurangi risiko bau sejak awal, bukan hanya menutupinya.
5. Selalu bawa baju ganti
Saat keringat sudah terlalu banyak, mengganti baju bisa jadi solusi paling cepat untuk menghindari bau yang semakin menyengat. Baju yang dibiarkan basah terlalu lama bisa jadi tempat berkembangnya bakteri. Jadi, punya baju cadangan bisa bantu kamu tetap fresh di tengah aktivitas yang padat.
Bau badan tidak selalu karena kamu kurang menjaga kebersihan tubuh. Sering kali, hal ini justru dipengaruhi oleh bahan baju yang bikin bau badan. Karena itu, selain tampil stylish, penting juga memastikan pakaian yang kamu pilih tetap nyaman, breathable, dan tidak “menjebak” bau sepanjang hari.
Referensi:
1. Sania Waqar, Abu Shaid, Stephen Michielsen, dkk. 2025. Textile laundering and body odor: a comprehensive review. Diambil dari Textile Research Journal https://journals.sagepub.com/doi/10.1177/00405175241308507