6 Jenis Bahan Baju yang Menyerap Keringat, Dijamin Bebas Bau Badan!
Dipublish: 21 Februari 2026
Pernah baru sebentar pakai baju tapi sudah terasa gerah dan muncul bau badan? Bisa jadi masalahnya bukan di tubuhmu, melainkan di bahan kain yang tidak menyerap keringat. Pemilihan bahan kain sangat berpengaruh pada sirkulasi udara dan kemampuan menyerap keringat, apalagi kalau kamu aktif, sering beraktivitas di luar ruangan, atau mudah berkeringat. Yuk, ketahui apa saja bahan baju yang menyerap keringat agar tubuh tetap nyaman, tidak lembap, dan lebih fresh sepanjang hari!
Apa Saja Jenis Bahan Baju yang Menyerap Keringat?
Bahan baju yang menyerap keringat dengan baik, seperti katun hingga rayon, bisa membantu menjaga tubuh tetap kering sekaligus mencegah bau badan. Apa saja jenis kain yang breathable lainnya yang bisa kamu pilih?
1. Katun
Bahan kain katun merupakan bahan baju yang paling populer dan favorit sejuta umat. Kain katun mudah menyerap keringat, adem dan lembut di kulit. Serat kainnya yang cukup renggang, bikin keringat terserap dengan baik ke dalam kain. Jadi, keringat tidak mengendap di permukaan kulit dan kain yang bisa jadi penyebab bau badan.
Bahan katun juga cocok banget dipakai untuk aktivitas sehari-hari, seperti kuliah, kerja atau bahkan untuk tidur.
2. Katun bamboo
Selain bahan katun biasa, ada juga bahan baju yang menyerap keringat seperti katun bamboo yang sekarang cukup hits. Hal ini karena katun bamboo terbuat dari serat bambu yang ramah lingkungan dan anti-bau. Keunggulan katun bamboo lainnya adalah daya serapnya yang lebih tinggi dibanding bahan kain katun biasa, sehingga baju lebih cepat kering dan super adem.
Selain itu, katun bamboo juga punya sifat anti-bakteri alami yang bisa mencegah bakteri penyebab bau badan berkembang biak. Cocok banget nih dipakai saat cuaca sedang panas, olahraga ringan, atau aktivitas outdoor.
3. Linen
Satu lagi nih, bahan baju yang gampang menyerap keringat sekaligus nyaman banget dipakai seharian. Yes, bahan linen! Kain linen terbuat dari serat alami tanaman flax yang terkenal ringan dan breathable. Selain adem di kulit, linen juga gampang menyerap dan menguap keringat, serta tidak lengket di kulit.
Meskipun tekstur linen agak kasar dan gampang kusut, tapi linen efektif menjaga tubuh tetap kering dan segar. Cocok banget dipakai saat liburan ke pantai, outfit nongkrong, atau melakukan berbagai aktivitas outdoor di siang hari.
4. Rayon
Bahan baju yang menyerap keringat lainnya adalah rayon. Kain rayon punya karakteristik yang lembut dan ringan, menyerap keringat dengan baik dan nyaman dipakai seharian. Rayon juga cukup efektif menyerap kelembapan sehingga keringat tidak terlalu lama menempel di permukaan kulit.
Tak hanya itu, kain rayon juga adem dan bebas burket! Cocok dipakai untuk acara-acara di siang hari dengan gaya outfit yang kasual, seperti kemeja atau dress.
5. Tencel
Kalau kamu gampang berkeringat meskipun bukan di cuaca yang panas, coba deh memilih baju berbahan tencel. Mengutip Sarwar dkk di Journal of Engineered Fibers and Fabrics (2023), tencel atau lyocell berasal dari serat kayu yang dianggap berkelanjutan karena melalui proses daur ulang selama proses pembuatannya, sehingga ramah lingkungan. Kemampuan menyerap kelembapan yang lebih tinggi menjadikan tencel pilihan yang baik¹.
Karena itulah, tencel bagus banget untuk membantu mengontrol kelembapan sekaligus menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Baju dengan bahan tencel cocok dipakai untuk daily outfit kamu, seperti baju kerja untuk ke kantor atau kampus.
6. Dry fit
Kalau rutin berolahraga, kamu wajib mengenakan baju dengan bahan dry fit yang bisa menyerap keringat berlebih dengan baik. Keunggulan bahan dry fit adalah bisa menarik keringat keluar dari kulit, cepat kering dan tidak mudah bau.
Meskipun bahan ini tidak menyerap keringat seperti katun, tapi bahan dry fit bisa membantu membuat keringat menguap lebih cepat, sehingga tubuh kamu jadi terasa lebih cepat kering. Cocok banget dipakai untuk olahraga intens seperti sepak bola, gym, jogging, atau yoga.
Namun, jangan tergiur harga baju berbahan dry fit yang murah dengan kualitas yang kurang bagus, ya! Sebaiknya pilih bahan dry fit yang berkualitas kalau tidak mau tubuh jadi makin bau.
Bahan Baju yang Kurang Cocok untuk Orang yang Mudah Berkeringat
Nah, kalau sudah tahu nih jenis bahan baju yang menyerap keringat, saatnya kamu mulai menghindari memakai baju dengan bahan yang kurang cocok untuk kamu yang gampang keringatan. Apa saja, nih?
1. Polyester
Bahan baju pertama yang perlu dihindari kalau kamu cepat berkeringat adalah polyester. Kain jenis polyester cenderung tidak menyerap keringat, menahan panas sehingga membuat keringat terjebak di permukaan kulit dan bikin ketiak basah. Akibatnya, tubuh kamu jadi lebih cepat bau dan terasa lengket kalau lagi berkeringat, terutama di siang hari.
2. Nilon
Selain polyester, ada juga bahan kain nilon yang kurang menyerap keringat dengan baik. Meskipun punya tekstur kain yang ringan, tapi nilon kurang breathable, bikin kulit sulit ‘bernapas’, dan terasa pengap. Tidak direkomendasikan untuk kamu yang punya banyak aktivitas outdoor dan gampang berkeringat ketika cuaca panas.
3. Spandex
Bahan baju yang satu ini mungkin sering kamu pakai untuk berbagai aktivitas olahraga, seperti jogging atau yoga. Padahal, kain spandex tidak gampang menyerap keringat dengan maksimal, lho!
Spandex atau lycra terbuat dari polimer sintetis, bukan dari serat alami seperti katun atau tencel. Spandex punya permukaan yang halus, rapat dan tidak berpori, sehingga tidak mudah menyerap air dengan baik.
Makanya, banyak baju olahraga berbahan spandex yang justru makin basah ketika habis dipakai, kan? Hal ini memicu munculnya bau badan dengan lebih cepat!
4. Satin dan Silk
Meskipun terlihat mewah, tapi baju dengan bahan satin dan silk sebenarnya kurang menyerap keringat. Apalagi kalau kamu mengenakannya di siang hari yang panas. Tubuh kamu bakal semakin berkeringat dan basah karena keringat terperangkap di serat kain yang licin. Sangat tidak disarankan untuk dipakai beraktivitas lama-lama. Bahan ini lebih cocok dipakai di waktu yang singkat, bukan seharian.
5. Chiffon
Nah, ada lagi bahan baju yang tidak bisa menyerap keringat dengan baik, yaitu chiffon, terutama bahan kain chiffon polyester yang sering dijual di pasaran. Chiffon tidak menyerap keringat karena cenderung mengendap di kulit karena terjebak di area ketiak, sehingga jadi tempat berkembangnya bakteri penyebab bau badan.
Meskipun bahannya terlihat tipis dan ringan, tapi chiffon tidak se-breathable katun dan lebih panas saat dipakai seharian, apalagi di cuaca yang terik.
Cara Menjaga Tubuh Tetap Fresh Meski Sering Berkeringat
Selain memilih bahan baju yang menyerap keringat, penting juga untuk selalu menjaga tubuh tetap fresh sepanjang hari. Kamu bisa mencoba beberapa kebiasaan sederhana berikut supaya tubuh kamu tetap segar!
1. Pilih model baju yang longgar
Kalau kamu sering berkeringat, pastikan untuk menghindari baju yang modelnya ketat. Baju yang terlalu ketat bikin udara sulit masuk dan keringat terperangkap. Sebaiknya, pilih baju yang modelnya longgar dan breathable, supaya tubuh tetap kering sepanjang hari dan bebas bau badan.
2. Ganti baju setelah berkeringat
Pastikan selalu bawa baju ganti kalau sedang melakukan aktivitas di luar ruangan. Baju yang lembap terlalu lama bisa memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau. Mengganti baju setelah berkeringat justru bisa membuat tubuh tetap kering dan terbebas dari bau badan yang mengganggu.
Selain itu, usahakan untuk tidak memakai baju yang sudah dipakai secara berulang-ulang, ya. Tidak mau kan, kamu dijauhi orang sekitar karena bau apek?
3. Cuci baju dengan benar
Baju yang bersih belum tentu bebas bau kalau cara mencucinya kurang tepat. Cara mencegah bau keringat di baju tentu saja dengan mencuci baju pakai deterjen dan pewangi secukupnya, lalu jemur di tempat yang terkena matahari dan angin. Kalau baju yang kamu cuci dan jemur tidak benar-benar kering dengan sempurna, bisa menyimpan bau apek dan baunya bisa muncul terus ketika kamu pakai lagi.
Pastikan juga untuk tidak menumpuk baju yang basah terlalu lama kalau tidak mau bajumu mengeluarkan aroma tidak sedap.
4. Jaga kebersihan tubuh
Bau badan bukan berasal dari keringat itu sendiri, tapi dari keringat yang bercampur dengan bakteri. Makanya, untuk menjaga tubuh kamu tetap fresh, kamu wajib mandi 2 kali sehari.
Bersihkan area-area yang mudah berkeringat, seperti ketiak, leher, punggung dan lipatan tubuh. Kalau perlu gunakan juga sabun anti bakteri yang sesuai dengan jenis kulit kamu. Jangan lupa untuk selalu mengeringkan tubuh dengan benar supaya terhindar dari bau badan.
5. Selalu gunakan deodorant
Kalau kamu termasuk yang gampang keringatan, deodorant bukan cuma pelengkap, tapi kebutuhan harian. Pakai setelah mandi saat kulit sudah benar-benar kering supaya proteksinya bekerja maksimal dan kamu siap gerak tanpa rasa lengket atau khawatir ketiak basah.
Untuk kamu yang aktivitasnya padat dan sering kena panas luar ruangan, ketiak basah itu biasanya muncul duluan sebelum kamu sadar. Di momen seperti ini, Rexona Men Ice Cool Antiperspirant Deodorant bisa jadi andalan.
Begitu dipakai, sensasi instant cooling-nya langsung terasa dan bantu tubuh tetap terasa adem saat suhu mulai naik. Dilengkapi teknologi Amino Active, deodorant ini memberikan 3X proteksi lebih kuat terhadap keringat, bau badan, dan noda, jadi kamu tetap nyaman meski gerak terus tanpa jeda.
Aromanya merupakan perpaduan Mint, Lavender, dan Musk yang clean dan fresh, cocok untuk kamu yang butuh wangi yang terasa rapi tanpa berlebihan.
Formulanya juga 0% alcohol, tetap gentle di kulit, sekaligus membantu menjaga ketiak tetap kering dan baju tetap bersih tanpa noda mengganggu. Karena saat aktivitas lagi tinggi-tingginya, kamu tentu butuh perlindungan yang ikut kerja, bukan yang bikin kamu harus mikir dua kali buat angkat tangan.
Sementara itu, buat kamu yang aktif bergerak seharian dan ingin tetap fresh seperti habis mandi, Rexona Women Shower Clean Deodorant Roll-On bisa jadi pilihan. Varian ini mengandung Amino Niacinamide yang bekerja dengan 3X perlindungan lebih kuat terhadap keringat, bau badan, dan noda, sekaligus membantu mencerahkan area ketiak.
Wanginya clean dengan sensasi segar seperti habis mandi, cocok untuk kamu yang ingin tampil rapi dan percaya diri dari pagi sampai malam. Formulanya juga 0% alcohol, anti-noda, dan nyaman dipakai harian. Dengan begitu, kamu bisa tetap aktif tanpa perlu khawatir soal keringat berlebih atau bekas noda di pakaian.
Jadi, buat kamu yang gampang berkeringat, pemilihan bahan baju itu sangat krusial. Pastikan selalu memakai bahan baju yang menyerap keringat supaya aktivitas kamu tetap nyaman seharian, ya!
Referensi:
1. Zahid Sarwar, Faheem Ahmad, Sheraz Ahmad. 2023. A Sustainable Blend of Tencel/Jute Fibers as an Alternative Cotton/Polyester for Clothing. Diambil dari Journal of Engineered Fibers and Fabrics https://doi.org/10.1177/15589250231215458