Terakhir diperbarui: 22 Desember 2025
Bau ketiak bisa langsung menurunkan rasa percaya diri, terutama saat kamu aktif bergerak seharian. Benar nggak? Lewat cara menghilangkan bau ketiak yang tepat, masalah ini sebenarnya bisa dicegah sejak awal, kok. Di artikel ini, kamu akan menemukan penyebab bau ketiak dan langkah praktis untuk menjaga tubuh tetap segar dan siap gerak kapan pun!
Bau ketiak menyengat biasanya muncul karena keringat yang bercampur dengan bakteri di kulit. Beberapa penyebab bau ketiak yang paling umum meliputi kebersihan tubuh yang kurang optimal, pola makan tertentu, produksi keringat berlebih, hingga kondisi stres yang memicu kelenjar keringat bekerja lebih aktif.
Masih suka malas mandi? Sebaiknya hilangkan kebiasaan buruk ini, deh! Faktanya, mandi dua kali sehari penting untuk menjaga kebersihan kulit sekaligus meminimalkan perkembangbiakan bakteri penyebab bau ketiak. Proses mandi juga tidak boleh dilakukan asal-asalan supaya tubuh selalu bersih maksimal, khususnya bagian ketiak.
Apa yang dikonsumsi sehari-hari juga memengaruhi bau badan. Ada beberapa makanan penyebab bau badan beraroma tajam seperti bawang putih, bawang merah, jengkol, petai, dan makanan pedas justru bisa jadi penyebab bau badan.
Selain itu, konsumsi kafein dan alkohol berlebihan juga bisa merangsang produksi keringat yang lebih banyak. Aneka makanan dan minuman tersebut mengandung senyawa kimia yang tidak hilang meskipun kamu sudah minum air dalam jumlah cukup.
Melakukan aktivitas fisik secara berlebihan seperti olahraga atau bekerja di luar ruangan pada siang hari juga dapat menimbulkan bau ketiak menyengat. Tubuh akan menghasilkan lebih banyak keringat saat kamu melakukan aktivitas fisik. Namun, bau ketiak menyengat akibat aktivitas fisik berlebih bisa diantisipasi dengan menjaga kebersihan tubuh serta pakaian pasca berkegiatan.
Gangguan kesehatan ini mengakibatkan produksi keringat berlebih meskipun tidak dipengaruhi aktivitas fisik berlebih dan cuaca panas. Bagian tubuh pengidap hiperhidrosis yang menghasilkan keringat dalam jumlah banyak, yaitu wajah, telapak tangan, dan telapak kaki.
Hiperhidrosis primer disebabkan kondisi saraf yang terlalu sensitif. Sementara itu, hiperhidrosis sekunder dipicu penyakit tertentu, seperti diabetes, gangguan tiroid, kadar gula darah terlalu rendah, infeksi, dan berbagai jenis kanker.
Kondisi emosional seperti stres, cemas, insecure berlebihan dapat merangsang sistem saraf untuk mengaktifkan kelenjar keringat. Keringat yang keluar akibat stres biasanya dari kelenjar apokrin yang cenderung mengeluarkan bau.
Itulah sebabnya bau badan sering terasa lebih menyengat saat kamu sedang gugup atau stres. Tidak hanya itu, perubahan hormon saat pubertas juga bisa memicu kelenjar apokrin bekerja lebih aktif, sehingga hal ini yang jadi penyebab bau ketiak.
Tidak mau kan terus-menerus dihantui oleh bau ketiak yang mengganggu? Coba deh beberapa cara menghilangkan bau ketiak agar kamu bisa tampil lebih percaya diri.
Salah satu cara ampuh menghilangkan bau ketiak adalah menjaga kebersihan tubuh. Pastikan cara membersihkan badan yang kamu lakukan benar, mandi dua kali sehari di pagi hari sebelum beraktivitas dan malam hari menjelang tidur. Gunakan juga sabun antibakteri untuk menghalau pertumbuhan bakteri penyebab bau secara merata ke seluruh tubuh, terutama di area lipatan seperti ketiak, leher dan selangkangan.
Pakai parfum saja tidak cukup untuk menghilangkan bau ketiak. Kamu wajib memakai deodorant sehabis mandi. Namun, pastikan ketiak benar-benar kering sebelum memakai deodorant. Pasalnya, memakai deodorant pada kulit yang masih basah hanya akan membuat deodorant tidak mampu bekerja secara optimal.
Coba deh gunakan deodorant yang mampu mengatasi masalah bau badan dan keringat berlebih secara efektif seperti Rexona Men Ice Cool Antiperspirant Deodorant. Diformulasikan khusus untuk menghadirkan kesegaran merata bagi kamu yang berjiwa bebas tanpa khawatir keringat dan bau badan.
Deodorant ini memiliki 3X proteksi lebih kuat dari keringat, bau dan noda. Dengan keharuman dan sensasi dingin menyejukkan yang bertahan sepanjang hari dapat melindungi tubuh dari keringat berlebih dan bau badan selama 72 jam.
Apa yang dikonsumsi juga memengaruhi aroma tubuh kita. Maka, kamu perlu membatasi makanan dan minuman yang berbau tajam seperti jengkol, petai, bawang-bawangan serta makanan yang terlalu pedas. Perbanyak konsumsi air putih, buah dan sayur untuk membantu detoksifikasi tubuh secara alami.
Kenakan selalu pakaian berbahan katun atau linen yang dapat menyerap keringat dan nyaman dipakai seharian. Hindari memakai pakaian yang mengandung polyester dan terlalu ketat karena dapat memicu produksi keringat berlebih yang menyebabkan bau badan. Jangan malas mengganti pakaian yang sudah basah oleh keringat sehingga risiko kontaminasi bakteri penyebab bau badan dapat diminimalkan.
Bulu ketiak yang jarang dicukur dapat menghambat penguapan keringat sekaligus menjadi tempat perkembangbiakan bakteri penyebab bau ketiak. Oleh karena itu, sebaiknya kamu rutin mencukur bulu ketiak secara teratur untuk menghilangkan bau tak sedap. Ketiak mulus tanpa bulu juga mendukung penyerapan deodorant sehingga manfaatnya lebih maksimal.
Salah satu cara agar ketiak tidak bau, kamu harus hindari pemicu stres yang dapat merangsang kelenjar keringat bekerja lebih aktif. Cobalah teknik relaksasi seperti olahraga ringan, meditasi dan usahakan untuk selalu tidur cukup agar tubuh lebih rileks dan produksi keringat lebih terkontrol dengan baik.
Tak ada salahnya kamu menggunakan bahan-bahan alami sebagai cara untuk mengatasi bau ketiak. Dalam jurnal oleh Mulyono dkk. (2023), Staphylococcus epidermidis menjadi salah satu bakteri penyebab bau badan karena bereaksi dengan kelenjar keringat¹.
Salah satu bahan alami yang dapat mengatasi bau badan adalah kulit jeruk nipis yang mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang dapat berperan sebagai anti-bakteri alami. Selain itu ada juga daun sirih yang mengandung antiseptik alami dan baking soda yang efektif menyerap kelembapan dan bau badan tidak sedap.
Namun, pastikan kamu mengetes bahan-bahan tersebut terlebih dahulu sebelum mengaplikasikannya ke area ketiak atau lipatan tubuh, agar tidak terjadi iritasi pada kulit. Kalau sudah terasa aman, gunakan secara rutin dan selalu hati-hati, ya.
Tips menghilangkan bau ketiak bukan hanya sekadar mandi dan pakai deodorant saja, tapi ada hal kecil yang mungkin jarang kamu perhatikan. Pastikan handuk, pakaian dan peralatan mandi yang kamu gunakan selalu bersih dan kering. Handuk dan pakaian yang lembap serta jarang dicuci bisa menimbulkan bau apek dan jadi sarang bakteri penyebab bau badan.
Ketiak bau sering kali menjadi masalah yang bikin tidak percaya diri, meskipun kamu sudah merasa melakukan perawatan dengan baik. Namun, kenapa bau ketiak tetap muncul meskipun sudah pakai deodorant ya? Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab bau ketiak.
Jika bakteri menumpuk karena ketiak tidak dibersihkan secara menyeluruh, bau badan tetap bisa muncul meskipun sudah pakai deodorant.
Ada beberapa kondisi khusus yang bisa membuat ketiak tetap bau meskipun kamu sudah pakai deodorant. Produk deodorant yang sudah kedaluwarsa membuat fungsinya kurang maksimal karena bahan aktifnya tidak mampu bekerja secara efektif.
Deodorant sebaiknya digunakan pada ketiak yang bersih dan kering. Memakai deodoran saat ketiak masih basah oleh keringat justru membuat produk tidak bekerja maksimal. Pastikan kalau kamu sudah memilih produk deodorant yang bagus untuk ketiak basah dan bau agar bau badan cepat teratasi.
Jangan biarkan bau ketiak mengganggu rasa percaya diri saat beraktivitas. Dengan menerapkan cara menghilangkan bau ketiak yang tepat dan konsisten di atas, kamu bisa menjaga tubuh tetap segar dan nyaman sepanjang hari serta tetap siap bergerak tanpa worry.
Referensi:
1. Eka Mardelina Putri Mulyono, Selly Harnesa Putri, Efri Mardawati. 2023. Antibacterial Activities of Deodorant Spray with Lime Peel Extracts (Citrus aurantifolia) Against Body Odor Bacteria. Diambil dari https://jurnal.unpad.ac.id/tribio/article/download/51940/21682