Diperbarui: 19 Januari 2026
Kurang percaya diri dengan tinggi badan? Kamu bisa mulai dengan rutin melakukan olahraga peninggi badan. Apalagi jika masih dalam masa pertumbuhan, jenis olahraga peninggi badan yang tepat dapat membantu mendukung pertumbuhan secara bertahap. Yuk, simak rekomendasi olahraga yang bisa kamu coba untuk menambah tinggi badan. No more insecure!
Kalau kamu mencari olahraga yang bikin tinggi badan, pilih aktivitas yang melibatkan banyak gerakan melompat dan peregangan. Jenis olahraga berikut bisa jadi pilihan yang mudah dilakukan sekaligus efektif mendukung pertumbuhan.
Kalau ngomongin tentang olahraga yang bikin tinggi badan, basket jadi salah satu pilihan yang paling populer. Dalam olahraga ini, kamu dituntut untuk berlari dan melompat secara konstan. Dalam permainan basket, ada gerakan yang disebut slam dunk, dengan pemainnya yang melakukan lompatan sembari melempar atau merebut bola dari lawan.
Gerakan inilah yang akan membuat kamu serasa terbang di udara dan melawan gravitasi sekaligus meregangkan otot. Saat menyentuh tanah setelah melakukan slam dunk, tubuh akan mengalami reaksi yang menyebabkan otot serta tulang tumbuh lebih tinggi.
Selain basket, berenang juga jadi olahraga peninggi badan favorit banyak orang. Olahraga renang dapat membantu membentuk postur tubuh yang baik sekaligus memperkuat tulang tubuh bagian belakang.
Saat berenang, tubuh melakukan berbagai gerakan peregangan yang melibatkan tangan, dada, dan kaki. Pola gerak ini membantu menciptakan gerakan meninggikan badan secara alami, sekaligus memperkuat tulang dan menjaga postur tubuh tetap ideal.
Di era modern, bersepeda tak hanya populer sebagai aktivitas komunitas, tetapi juga dikenal sebagai olahraga yang bikin tinggi badan. Saat mengayuh sepeda, otot tubuh bagian bawah seperti paha dan lutut bekerja lebih aktif, sehingga membantu melancarkan aliran darah dan merangsang proses pertumbuhan.
Manfaat bersepeda juga terasa pada peningkatan fungsi pernapasan, karena dapat mengoptimalkan kinerja paru-paru sebagai penyalur oksigen ke darah agar tubuh mendapatkan oksigen. Jadi, tubuh bagian atas pun akan semakin kuat dan membantu proses pertumbuhan.
Olahraga voli jadi salah satu olahraga menambah tinggi badan karena gerakannya memerlukan lompatan atau loncatan. Gerakan meninggikan badan tersebut dapat memicu hormon pertumbuhan secara efektif. Namun, agar bisa merasakan manfaat bola voli dan hormon pertumbuhan bekerja dengan maksimal, kamu harus rutin melakukan olahraga voli setidaknya 3–4 kali dalam seminggu.
Salah satu olahraga peninggi badan yang juga efektif adalah yoga. Olahraga meninggikan badan di rumah ini bisa dilakukan dengan gerakan-gerakan yang sederhana. Dalam yoga terdapat gerakan seperti meregangkan dan memanjangkan tubuh yang bisa memicu pertumbuhan tinggi badan.
Contoh gerakan meninggikan badan dari yoga yang bisa kamu coba di rumah adalah tree pose, mountain pose, triangle pose, chakrasana, surya namaskar, dan adho mukha svanasana. Selain dapat menambah tinggi badan, manfaat yoga juga bisa memperbaiki postur tubuh kamu, lho!
Pilihan olahraga yang bikin tinggi badan lainnya adalah badminton. Selain jadi olahraga yang fun, gerakan-gerakan badminton juga bagus untuk tinggi badan. Gerakan meloncat, smashing, dan perubahan posisi yang cepat bikin badan kamu meregang. Kalau rutin melakukannya, manfaat badminton juga bisa memperbaiki postur tubuh sekaligus mendukung pertumbuhan.
Nah, ini dia olahraga meninggikan badan yang simple tapi manfaatnya besar buat pertumbuhan tubuh. Skipping atau lompat tali bisa merangsang pertumbuhan tulang kaki, karena gerakan melompat yang dilakukan secara berulang. Kamu bisa melakukan latihan peninggi badan dengan tali setiap hari selama 10-15 menit saja, asalkan konsisten ya!
Hey kaum mageran keluar rumah, latihan peninggi badan seperti pull up cocok banget nih untuk dicoba. Olahraga sederhana ini bikin tubuh kamu menggantung dengan beberapa hitungan yang bagus buat meregangkan tulang belakang.
Kalau dilakukan secara rutin, pull up bisa membantu postur tubuh kamu jadi lebih lurus dan tinggi badan tampak lebih proporsional.
Melakukan semua latihan peninggi badan memang butuh proses dan konsistensi. Nah, biar olahraga yang kamu lakukan nggak sia-sia, ada beberapa hal pendukungnya yang penting banget kamu perhatikan. Apa saja?
Olahraga yang bikin tinggi badan tidak akan memberikan hasil yang instan, makanya usahakan untuk jangan setengah-setengah. Yes, kuncinya adalah konsistensi!
Kamu bisa melakukan olahraga peninggi badan yang disesuaikan dengan kondisi tubuh kamu secara rutin. Idealnya cukup 3–5 kali dalam seminggu yang dilakukan secara serius.
Namun, menjaga konsistensi sering kali bukan cuma soal niat. Rasa tak nyaman akibat keringat berlebih dan bau badan juga bisa bikin semangat olahraga turun, apalagi saat latihan bareng teman atau komunitas. Kalau sudah begitu, fokus dan rasa percaya diri pun ikut terganggu. Benar, nggak?
Jangan langsung mundur teratur dan mager olahraga. Kamu bisa mengandalkan Rexona Men Sport Defense Antiperspirant Deodorant yang punya formula Amino Active dan 3x proteksi lebih kuat dari keringat, bau, dan noda.
Deodorant ini juga efektif melindungi kamu dari masalah bau badan sampai 72 jam. Dengan kandungan 0% alcohol, ketiak kamu juga akan terbebas dari iritasi karena formulanya yang gentle dan nyaman dipakai seharian. Selain itu, produk ini juga memiliki aroma yang energik dari spicy dan musk yang bakal bikin kamu lebih semangat berolahraga tanpa harus kepikiran soal bau badan!
Percuma kalau rajin olahraga tapi tidak diimbangi dengan asupan makanan yang bergizi. Pastikan tubuh kamu juga dapat cukup protein, kalsium, dan vitamin D untuk bantu pertumbuhan tulang.
Dalam penelitian oleh Shahla Vaziri E dkk. yang dimuat di Journal of Family Medicine and Primary Care (2023), pertumbuhan manusia dalam hal tinggi badan, dipengaruhi oleh gaya hidup, nutrisi dan kesehatan masyarakat¹. Karena itu, penting banget untuk menjaga asupan makanan yang bergizi saat masa pertumbuhan.
Tidur bukan sekadar waktu istirahat, tapi bagian penting dari proses pertumbuhan tubuh. Saat kamu tidur nyenyak, tubuh bekerja memulihkan otot dan memproduksi hormon pertumbuhan yang berperan dalam perkembangan tulang dan jaringan tubuh.
Karena itu, usahakan tidur selama 7–9 jam setiap malam dengan kualitas yang baik. Hindari kebiasaan bergadang yang nggak perlu, terutama setelah berolahraga, karena kurang tidur bisa menghambat proses pemulihan dan membuat hasil olahraga peninggi badan jadi kurang optimal.
Jadi, hasil dari olahraga peninggi badan sangat dipengaruhi oleh konsistensi, pola hidup sehat, dan kebiasaan pendukung seperti tidur cukup serta asupan nutrisi yang seimbang. Dengan memilih olahraga yang kamu sukai dan menjalaninya secara rutin, proses meninggikan badan bisa terasa lebih optimal dan menyenangkan. Yang penting, tetap aktif, percaya diri, dan semangat ya!
Referensi:
1. Shahla Vaziri Esfarjani, Marjan Zamani, Seyedeh Soraya Ashrafizadeh, Maryam Zamani. 2023. Association between lifestyle and height growth in high school students. Diambil dari Journal of Family Medicine and Primary Care https://doi.org/10.4103/jfmpc.jfmpc_8_23