10 Cara Menghilangkan Bau Badan Secara Alami dan Medis
Terakhir diperbarui: 27 Februari 2026
Setuju nggak kalau bau badan bisa muncul di momen yang tak terduga. Bisa di saat kamu lagi aktif, olahraga, atau ketemu banyak orang. Kalau tidak ditangani dengan tepat, hal ini tentu bisa bikin kamu kurang pede. Tenang saja, ada berbagai cara menghilangkan bau badan secara alami maupun medis yang bisa kamu coba. Baca terus artikel ini sampai habis!
Penyebab Bau Badan Menyengat
Keringat sebenarnya tidak berbau. Aroma tidak sedap biasanya muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri di kulit, terutama di area yang lembap seperti ketiak. Nah, apa saja penyebab lainnya?
1. Bakteri yang berkembang biak di ketiak
Seperti yang sudah di-spill sebelumnya, bahwa keringat tidak memiliki bau, justru bakterilah yang menjadi penyebab bau badan. Kulit manusia punya bakteri alami yang saat berkeringat, terutama di area ketiak, bakteri akan memecah protein dalam keringat dan menghasilkan bau tidak sedap.
Menurut penelitian Julie Urban, dkk. dalam jurnal PeerJ Life & Environment Research (2016), ketiak manusia telah lama dikenal sebagai tempat berkembang biaknya komunitas bakteri yang tinggi. Komposisinya bisa berbeda pada tiap orang, tergantung kebersihan pribadi dan penggunaan deodorant maupun antiperspirant¹.
Artinya, setiap orang bisa punya intensitas bau yang berbeda. Karena itu, menjaga kebersihan dan memilih perlindungan yang tepat jadi kunci untuk membantu mengontrol bau badan.
2. Produksi keringat berlebih
Semakin banyak keringat yang dihasilkan, semakin besar peluang bakteri berkembang biak. Kondisi ini sering terjadi pada orang yang aktif secara fisik atau punya riwayat hiperhidrosis atau keringat berlebih yang bisa bikin bau badan.
3. Kurangnya menjaga kebersihan tubuh
Nah, kalau kamu jarang mandi atau tidak membersihkan area lipatan tubuh seperti ketiak, leher, selangkangan dan kaki dengan benar, hal ini bisa memicu timbulnya bau badan. Ingat, bakteri yang menumpuk di area lipatan bisa semakin berkembang biak menjadi penyebab bau badan.
4. Konsumsi makanan tertentu
Masih bau meskipun sudah mandi pakai sabun? Bisa jadi pemicunya dari makanan yang kamu konsumsi. Makanan yang mengandung bawang putih, bawang merah, makanan pedas dan berlemak bisa memengaruhi aroma tubuh karena senyawa tertentu yang dikeluarkan lewat keringat.
5. Perubahan hormon
Perubahan hormon saat pubertas, menstruasi, atau stres bisa meningkatkan aktivitas kelenjar keringat apokrin. Jenis keringat ini lebih mudah memicu bau ketika bercampur dengan bakteri di kulit, sehingga aromanya bisa terasa lebih kuat dari biasanya.
Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Badan dengan Bahan Alami?
Selalu ada cara untuk menghilangkan bau badan secara alami menggunakan bahan alami yang mudah ditemui sehari-hari. Berikut ini adalah sejumlah bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi bau badan yang tak sedap.
1. Lemon
Lemon mengandung asam sitrat yang bisa membantu membunuh bakteri penyebab bau badan. Selain membunuh bakteri, lemon juga membantu menyeimbangkan pH kulit sekaligus membuat ketiak hitam lebih cerah. Cara menghilangkan bau ketiak dengan lemon cukup mudah, kok!
- Potong lemon menjadi 2 bagian
- Gosokkan perlahan ke area ketiak dan diamkan selama 15 menit
- Bilas dengan air sampai benar-benar bersih
2. Daun sirih
Daun sirih sudah lama digunakan sebagai antiseptik alami di Indonesia. Daun sirih bisa membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan tidak sedap. Cara agar tidak bau badan dengan daun sirih juga mudah banget, lho!
- Rebus beberapa lembar daun sirih dengan dua gelas air
- Setelah mendidih, gunakan air rebusan ke dalam ember atau bak mandi
- Pakai air rebusan daun sirih yang sudah hangat sebagai campuran air mandi 2 kali sehari
3. Cuka apel
Sudah jadi rahasia umum kalau cuka apel punya sifat antibakteri yang membantu mengurangi mikroorganisme penyebab bau. Cuka apel juga dipercaya sebagai cara mengatasi bau badan yang efektif jika digunakan secara rutin.
- Oleskan cuka apel ke area lipatan tubuh menggunakan kapas
- Diamkan selama 15 menit
- Bilas tubuh dengan bersih menggunakan sabun mandi
4. Baking soda
Cara agar tidak bau badan lainnya bisa dengan menggunakan baking soda. Bahan alami ini dipercaya dapat membantu menyerap keringat dan menetralkan bau. Baking soda juga efektif menjaga area tetap kering sekaligus mencerahkan ketiak hitam.
- Campur baking soda secukupnya dengan air hingga berbentuk pasta
- Oleskan tipis-tipis ke bagian ketiak
- Diamkan selama 15 menit sebelum dibilas bersih
5. Minyak kelapa
Salah satu bahan alami yang bisa membantu menghilangkan bau badan adalah minyak kelapa. Minyak kelapa mengandung asam laurat yang bersifat antibakteri. Selain efektif menghilangkan bau ketiak menyengat, bahan alami ini juga bisa melembapkan kulit dan mencegah iritasi sehabis mencukur bulu ketiak.
- Dengan kapas, oleskan minyak kelapa secukupnya ke area ketiak
- Diamkan selama 15 menit
- Bilas tubuh dengan air dan sabun hingga bersih
Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Badan dengan Langkah Medis?
Kalau cara menghilangkan bau badan secara alami belum maksimal, kamu bisa mencoba cara mengatasi bau badan lainnya lewat perawatan medis. Coba cek beberapa cara perawatan medis yang bisa kamu coba untuk menghilangkan bau badan berikut ini!
1. Lakukan waxing secara rutin
Membersihkan bulu ketiak diklaim dapat mengatasi bau badan secara cepat. Pasalnya, rambut yang tumbuh di ketiak dapat menjadi sarang bakteri penyebab bau badan. Cara agar tidak bau badan bisa dilakukan dengan medical treatment seperti waxing rambut ketiak untuk mengurangi bau badan berlebih.
2. Pakai deodorant antiperspirant yang tepat
Tak hanya ampuh melawan bau badan, deodorant yang mengandung antiperspirant juga efektif melawan keringat berlebih penyebab bau badan. Selalu gunakan deodorant sehabis mandi supaya tubuh kamu tetap segar dan wangi. Sesuaikan juga produk deodorant dengan kebutuhan dan aktivitasmu sehari-hari.
Untuk kamu para wanita aktif dengan segudang aktivitas, coba pakai Rexona Women Free Spirit Roll On untuk dukung kenyamanmu beraktivitas. Diformulasikan dengan Amino Niacinamide, roll on ini akan memberikan 3X proteksi lebih kuat terhadap keringat, bau badan, dan noda. Bukan cuma melindungi, kandungan ini juga membantu mencerahkan ketiak dari dalam, sehingga kulit ketiak tampak lebih cerah dengan pemakaian rutin.
Ada juga teknologi anti-noda yang membantu mencegah bekas putih dan kuning di pakaian, jadi kamu bisa bergerak lebih percaya diri tanpa khawatir outfit terganggu. Formulanya juga gentle dengan 0% alcohol, sehingga tetap nyaman digunakan setiap hari, termasuk untuk kulit sensitif. Wanginya lembut khas bunga yang membangkitkan semangat, kamu bisa tetap fresh, nyaman, dan siap gerak sepanjang hari!
Sementara untuk kamu pria yang aktif olahraga dan sering berkeringat, Rexona Men Sport Defense Roll On bisa jadi andalan. Dilengkapi teknologi Amino Active, deodorant ini memberikan 3X proteksi lebih kuat terhadap keringat, bau badan, dan noda, sehingga bantu menjaga ketiak tetap kering dan nyaman saat aktivitas berat.
Perlindungannya bekerja optimal di kondisi panas dan lembap, dengan teknologi anti-noda yang membantu mencegah bekas putih dan kuning di pakaian. Ditambah perlindungan kesegaran hingga 72 jam, kamu bisa tetap fokus bergerak tanpa terganggu.
Aromanya pun segar modern dengan kombinasi Lime, Peppermint, dan Amber. Hasilnya clean, fresh, dan maskulin tanpa terasa menyengat. Formulanya juga gentle dengan 0% alcohol, sehingga tetap nyaman digunakan setiap hari, bahkan saat aktivitas intens. Dengan perlindungan yang kuat dan performa yang konsisten, kamu bisa tetap pede dan dijamin siap gerak lebih lama!
3. Penggunaan obat topikal dari dokter
Jangan menyerah dulu kalau berbagai cara menghilangkan bau badan secara alami tak juga mempan. Sebaiknya, kamu berkonsultasi ke dokter mengenai masalah bau badan yang kamu alami. Nantinya dokter akan meresepkan krim atau obat khusus yang bisa mengurangi bakteri dan membuat keringat tetap kering.
Berkonsultasi dengan dokter ahli bisa mengatasi bau badan yang lebih serius. Kamu bisa mendapatkan perawatan yang lebih terarah. Hindari menggunakan krim tanpa resep dokter yang bisa saja mengiritasi kulitmu.
4. Coba perawatan laser
Punya masalah keringat berlebih yang cukup parah, coba deh lakukan perawatan laser yang dapat membantu mengurangi produksi keringat dalam jangka panjang. Kalau kamu mau mencoba perawatan laser dengan dokter spesialis kulit, manfaatnya bisa menghilangkan bau badan dan keringat berlebih dalam jangka waktu yang panjang.
5. Pengangkatan kelenjar keringat
Jika masalah keringat berlebih yang kamu alami tergolong parah dan mengganggu aktivitas, prosedur medis berikut bisa menjadi pilihan terakhir. Endoscopic Thoracic Sympathectomy (ETS) adalah tindakan yang bertujuan menghambat sinyal saraf ke kelenjar keringat untuk membantu mengurangi produksi keringat pada kondisi hiperhidrosis.
Dengan produksi keringat yang lebih terkontrol, risiko munculnya bau badan juga bisa berkurang. Namun, prosedur ini bukan langkah pertama dan perlu pertimbangan matang. Pastikan kamu berkonsultasi dengan dokter untuk memahami manfaat, risiko, serta opsi penanganan lain yang lebih sesuai dengan kondisimu.
Sekarang, kamu sudah tahu berbagai penyebab bau badan dan cara menghilangkan bau badan secara alami maupun medis. Dengan memahami pemicunya dan memilih perlindungan yang tepat, kamu bisa tetap fresh, nyaman, dan percaya diri menjalani aktivitas tanpa terganggu bau badan!
Referensi:
1. Julie Urban, Daniel J. Fergus, Amy M. Savage, dkk. 2016. The Effect of Habitual and Experimental Antiperspirant and Deodorant Product Use on The Armpit Microbiome. Diambil dari PeerJ Life & Environment Research https://doi.org/10.7717/peerj.1605