Skip to content
Mitos dan Fakta Seputar Deodorant Pencerah Ketiak Benarkah Adanya

Mitos dan Fakta Seputar Deodorant Pencerah Ketiak Benarkah Adanya

Kamu pasti pernah mendengar banyak mitos seputar deodoran pencerah ketiak. Dari mulai membuat warna kulit ketiak menjadi semakin hitam sampai yang berkaitan dengan masalah kesehatan seperti kanker. Hal-hal yang kamu dengar seperti ini pastinya bikin kamu was-was untuk menggunakan deodoran, kan? Padahal sebenarnya deodoran itu penting untuk mengatasi masalah bau badan. 

Nah, daripada kamu merasa was-was, kita bahas saja yuk mitos seputar deodoran dan apakah benar produk deodoran itu berbahaya.

Deodoran Pencerah Ketiak Bisa Menyebabkan Kanker

Mitos ini yang sering membuat banyak orang ragu untuk menggunakan deodoran pencerah ketiak. Mereka takut akan terpapar risiko kanker bila secara rutin menggunakan deodoran pencerah. Sebenarnya risiko kanker memang bisa saja muncul karena penggunaan deodoran. 

Tapi, itu semua tergantung dari bahan-bahan yang digunakan produk deodoran pencerah tersebut. Bila kamu tidak hati-hati, bisa saja lho kamu salah pilih dan malah membeli produk deodoran yang mengandung bahan-bahan berbahaya pemicu kanker, seperti steroid, merkuri dan hidrokuinon.

Risiko ini bisa kamu hindari dengan menggunakan produk deodoran pencerah ketiak yang kandungannya didominasi oleh bahan-bahan pencerah atau pencerah alami, seperti ekstrak bunga, bahan dengan kandungan Vitamin C alami dan lain sebagainya.

Deodoran Pencerah Ketiak Menyebabkan Kulit Ketiak Semakin Hitam

Kulit ketiak kamu akan semakin menggelap bila kamu menggunakan deodoran yang mengandung bahan-bahan berbahaya atau bahan yang tidak sesuai dengan kondisi kulit kamu. Misalnya, kandungan alkohol yang tinggi dalam deodoran akan menyebabkan kulit ketiak semakin kering dan teroksidasi. Faktor genetik juga bisa berpengaruh lho. Pemicu lainnya yaitu adanya sisa residu yang tertinggal dan tidak dibersihkan dengan sempurna. 

Semakin hari residu ini akan semakin menumpuk dan menyebabkan ketiak kamu menghitam. Oleh karena itu, sebaiknya kamu menggunakan deodoran pencerah ketiak yang langsung kering agar terhindar dari masalah ini. 

Deodoran Justru Pemicu Bau Badan

Benar tidak sih deodoran yang seharusnya membantu kita mengatasi masalah bau badan justru menjadi pemicunya? 

Menurut mitos ini, deodoran dapat menyumbat jalannya produksi keringat sehingga menimbulkan bau badan yang tepat. Faktanya, deodoran tidak menyumbat jalan produksi keringat, tapi justru membantu mengurangi produksi keringat yang dapat memicu bau badan. 

Dengan memilih deodoran yang mampu memberikan kesegaran alami sepanjang hari, kamu justru terhindar dari masalah keringat berlebih dan bau badan.

Deodoran Pencerah Ketiak Menyebabkan Alzheimer

Mitosnya kandungan aluminium dalam deodoran pencerah ketiak dapat menyebabkan Alzheimer. Mitos ini ditepis oleh Asosiasi Alzheimer yang mengatakan bahwa hal ini tidak dapat dibuktikan secara ilmiah. 

Bahkan berdasarkan The American Journal of Epidemiology pada tahun 2002, tidak ada keterkaitan antara Alzheimer dengan penggunaan rutin deodoran. Jadi, jelas sekali bahwa ini merupakan mitos yang tidak perlu kamu percaya.

Setelah menepis mitos mengenai deodoran pencerah ketiak, kamu tidak perlu takut lagi untuk menggunakan deodoran tersebut secara rutin. 

Namun, bila kamu masih was-was dan tidak tahu deodoran mana yang harus kamu pilih, kamu perlu mencoba Rexona Dry Serum yang merupakan alternatif deodoran pencerah yang aman karena dirancang dengan 10x natural whitening ingredients. Tidak berpotensi meninggalkan residu sama sekali dan memiliki kesegaran yang bertahan hingga 48 jam!

Referensi:

cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150125070457-255-27159/mengungkap-fakta-dari-mitos-menakutkan-deodoran

health.detik.com/berita-detikhealth/d-3444560/pakai-deodoran-bisa-picu-kanker-mitos-atau-fakta

klikdokter.com/info-sehat/read/3629208/deodoran-bikin-ketiak-hitam-mitos-atau-fakta

liputan6.com/health/read/326024/mitos-seputar-deodoran


Semua Produk Rexona