Skip to content
Deodoran untuk Kulit Sensitif

Ketahui Tips Tepat Memilih Deodoran untuk Kulit Sensitif

Kulit ketiak menjadi kemerahan bahkan iritasi setelah memakai deodoran. Masalah seperti ini kerap dialami oleh beberapa orang. Jika kamu mengalaminya, bisa jadi itu karena kulitmu yang tergolong sensitif. Kalau sudah seperti ini, mengganti deodoran dengan deodoran untuk kulit sensitif harus segera dilakukan.

Berbeda dengan deodoran biasa, deodoran untuk kulit sensitif didesain khusus untuk mereka yang kerap mengalami reaksi kulit sensitif, seperti muncul ruam di area kulit, kulit memerah, kulit gatal dan mengelupas hingga kulit terasa perih setelah menggunakan produk kecantikan. Formula deodoran anti iritasi juga berbeda. Agar tidak sampai salah pilih, berikut tips memilih deodoran untuk kulit sensitif.

 

Hindari Kandungan Parfum

Selain membantu mengatasi masalah bau badan dengan cara menekan produksi keringat berlebih, deodoran juga mengandung parfum untuk menambah aroma harum. Sepintas memang tidak ada masalah dengan hal tersebut. Namun bagi kamu yang memiliki kulit sensitif, parfum bisa jadi masalah baru. Deodoran dengan kandungan parfum bisa memicu reaksi alergi pada orang yang memiliki kulit sensitif. Karena itulah, pilih deodoran yang tidak mengandung parfum.

 

Pilih Deodoran yang Bebas Alkohol

Reaksi gatal atau perih pada kulit ketiak bisa disebabkan oleh kandungan alkohol dalam deodoran. Luka di bagian ketiak juga bisa menjadi penyebabnya. Namun kalau reaksi seperti ini sering terjadi, besar kemungkinan penyebabnya karena kulit ketiak yang memang lebih sensitif. Alkohol sebenarnya termasuk bahan yang lazim digunakan pada deodoran. Meski demikian, deodoran bebas alkohol kini juga semakin banyak. Perhatikan saja kandungan di dalamnya. Bagi kamu yang memiliki kulit sensitif, pastikan pilih deodoran yang kandungan alkoholnya 0%.

 

Hindari Kandungan Paraben

Sebagian besar deodoran memiliki kandungan paraben di dalamnya. Kandungan inilah yang menjaga deodoran agar tetap awet dan stabil. Meski demikian, keamanan paraben bagi manusia masih menjadi perdebatan. Saat memilih deodoran, perhatikan kandungan di dalamnya. Bagi kamu yang memiliki kulit sensitif, akan lebih baik kalau menghindari deodoran yang mengandung paraben.

 

Pilih Deodoran dengan Kandungan Alami

Deodoran dengan kandungan alami relatif lebih aman untuk kulit sensitif. Reaksi alergi juga jarang dijumpai pada penggunanya. Biasanya, bahan-bahan alami seperti ini biasa dijumpai pada deodoran untuk kulit sensitif. Kalau kamu punya kulit sensitif, sebaiknya pilih deodoran yang dibuat dari bahan alami. Deodoran seperti ini lebih mudah diterima oleh kulit yang sensitif. Saat ini juga semakin banyak merek deodoran yang menggunakan bahan-bahan alami dalam pembuatannya.

 

Pilih Deodoran yang Diformulasikan untuk Kulit Sensitif

Mengecek label dan memeriksa setiap kandungan yang ada di dalam deodoran mungkin terasa cukup merepotkan bagi sebagian besar orang. Belum lagi mengingat ada banyak varian deodorant yang tersedia di pasaran. Untungnya, kini semakin banyak deodoran yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif.

Deodoran seperti ini juga jauh lebih mudah diidentifikasi. Kamu tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk memeriksa satu demi satu bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Biasanya, deodoran seperti ini memiliki label khusus pada kemasannya.

Kulit sensitif membutuhkan penanganan yang lebih spesifik. Selain memilih deodoran yang memenuhi kriteria di atas, kamu juga perlu melengkapinya dengan perawatan yang tepat, seperti lebih sering menggunakan pelembab, menghindari bahan yang iritatif hingga membatasi waktu mandi.

 

Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan Rexona Dream White Roll On yang mengandung 0% alkohol. Deodoran ini tidak hanya memberikan perlindungan dan kesegaran optimal selama 48 jam, tetapi juga bisa mencerahkan kulit ketiak kamu dan aman untuk kulit ketiak yang sensitif. Dengan Rexona Dream White Roll On, kamu bisa lebih percaya diri tanpa khawatir iritasi.