Skip to content
mencuci pakaian yang bau keringat

Mengenal Penyebab dan Cara Mengatasi Bau Ketiak Secara Permanen


Kamu mungkin mengira bau badan, atau biasa dikenal juga dengan istilah BB, sama dengan bau keringat. Padahal, keringat manusia sebenarnya tidak berbau. Bakteri-bakteri alami pada permukaan kulit memakan keringat kita dan melepaskan bau badan yang dalam istilah ilmiah disebut juga sebagai bromhidrosis. Salah satu bagian tubuh yang rentan mengeluarkan bau tak sedap adalah ketiak. Hal ini disebabkan kondisi hangat dan lembap di area ketiak merupakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak. Kondisi ini juga memerangkap keringat hasil kelenjar apokrin, sehingga lebih rentan melepaskan bau tak sedap. Bahkan, keringat yang dihasilkan di bagian ketiak juga bisa menimbulkan masalah lain berupa bercak-bercak pada pakaian. Sehingga menjadi penting untuk mengetahui cara mengatasi bau ketiak. Untuk itu, ikuti ulasan penyebab dan cara menghilangkan bau ketiak secara permanen berikut.

Penyebab Bau Ketiak Secara Ilmiah

Secara ilmiah, bau ketiak disebabkan oleh bakteri jahat yang bisa memicu munculnya bau pada tubuh. Kondisi ketiak yang lembap menjadi salah satu penyebab bakteri tersebut berkembang biak dengan semakin mudah. Seorang dosen mikrobiologi dari University of York, Dan Bawdon, pernah melakukan penelitian terkait masalah bau badan dan ketiak. Hasilnya, ditemukan kesimpulan bahwa bau ketiak disebabkan oleh adanya interaksi antara kandungan pada keringat dengan mikrobiota aktif atau bakteri. Akibatnya, bakteri tersebut memproduksi senyawa dengan aroma menyengat bernama thioalchols. Senyawa inilah yang menyebabkan bau tidak sedap pada tubuh dan ketiak. Bakteri pada ketiak sendiri dapat dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu corynebacteria dan staphylococci. Corynebacteria adalah jenis bakteri yang menimbulkan bau pada ketiak, sedangkan staphylococci merupakan bakteri yang tidak menyebabkan bau.

Kebiasaan Penyebab Bau Ketiak

Selain faktor ilmiah, masalah bau ketiak juga bisa dipengaruhi kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari. Meski semua orang berkeringat, tak semua memiliki bau badan dan ketiak yang menyengat. Kebiasaan apa sih yang menyebabkan ketiak berbau?

1. Terlalu Banyak Merokok dan Konsumsi Alkohol

Selain membahayakan kesehatan, rokok dan alkohol juga dapat memicu bau ketiak. Hal ini disebabkan karena asap dan aroma rokok akan menempel di baju dan badan, sementara alkohol memiliki bau menyengat. Semakin sering seseorang merokok atau mengonsumsi alkohol, akan semakin berbau pula keringat yang dikeluarkan.

2. Mengidap Penyakit Tertentu

Ada beberapa jenis penyakit yang bisa membuat tubuh penderitanya memiliki bau lebih menyengat, salah satunya adalah diabetes. Hal itu disebabkan ketidakmampuan organ untuk bekerja secara sempurna. Oleh sebab itu, aturlah pola hidup kamu agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

3. Jenis Makanan yang Dikonsumsi

Menyantap makanan berbau menyengat memang bisa meningkatkan selera makan. Namun, Kamu harus tahu bahwa beberapa makanan berbau menyengat ternyata bisa mempengaruhi bau badan dan ketiakmu. Makanan seperti bawang-bawangan, rempah-rempah, dan fast food merupakan beberapa contohnya.

4. Berat Badan Berlebih

Apabila Kamu memiliki berat badan berlebih, tubuh cenderung mudah lelah saat melakukan aktivitas. Hasilnya, Kamu akan lebih mudah berkeringat dibanding orang kebanyakan. Jika tidak diimbangi kebersihan tubuh, hal ini bisa menjadi salah satu penyebab bau ketiak.

5. Terlalu Stres

Orang yang sedang stres ternyata juga bisa menghadapi masalah bau ketiak. Sebab saat stres, tubuh kita tidak bisa bekerja dengan baik dan stabil. Akibatnya, orang yang sedang stres atau nervous juga akan lebih mudah berkeringat. Apabila stres terjadi secara berkepanjangan, hal ini dapat meningkatkan risiko bau badan dan ketiak

Cara Mengatasi (Menghilangkan) Bau Ketiak Secara Permanen

1. Perhatikan Kondisi Usus

Untuk menjaga kesehatan usus, Kamu harus memulainya dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Sebab, usus ternyata memiliki peranan penting dalam menimbulkan masalah bau badan dan ketiak. Memilih makanan yang bersahabat dengan usus dapat membuang racun dan berbagai jenis zat penyebab bau badan.

2. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran

Selain bermanfaat bagi kesehatan, mengonsumsi buah dan sayuran secara rutin juga bisa membantumu mengatasi masalah bau ketiak. Sebab, saat mengonsumsi buah dan sayuran, keringat yang keluar dari tubuh tidak akan sebau ketika kamu mengonsumsi daging-dagingan. Dengan begitu, bau ketiak pun akan ikut berkurang.

3. Pilih Sabun Mandi yang Tepat

Penggunaan sabun mandi juga berpengaruh pada kondisi tubuh. Gunakan sabun mandi yang memiliki kandungan mint atau bisa memberikan sensasi dingin untuk menambah kesegaran tubuh. Sabun dengan kandungan antiseptik juga bisa menjadi pilihan tepat karena dapat mencegah tumbuhnya bakteri pada tubuh.

4. Rajin Berolahraga Tak hanya bermanfaat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, olahraga ternyata bisa membantumu mengatasi masalah bau ketiak. Meski saat berolahraga Kamu akan berkeringat, hal tersebut justru akan membuang bakteri dan kuman yang ada pada pori-pori kulitmu. Dengan begitu, masalah bau ketiak juga bisa teratasi.

5. Gunakan Deodoran yang Baik

Deodoran dan antiperspirant masih menjadi andalan untuk menghilangkan bau ketiak. Meski begitu, Kamu harus jeli memilih produk yang baik sesuai dengan kebutuhanmu. Sebaiknya, gunakan deodoran yang mengandung antiperspirant sehingga tak hanya bermanfaat mengurangi bau ketiak, namun juga bisa mencegah keringat berlebih penyebab bau.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, Kamu juga bisa menggunakan produk deodoran dengan antiperspirant dari Rexona. Semua produk Rexona dirancang dengan teknologi mutakhir sehingga efisien untuk melawan bau badan dan bau ketiak. Bagi Kamu yang memiliki masalah bau ketiak, coba gunakan Rexona Shower Clean Roll On yang mampu memberikan kesegaran seperti habis mandi sepanjang hari. Dengan penanganan yang tepat, bukan tidak mungkin masalah bau ketiak hilang secara permanen. Selamat berjuang melawan bau ketiak!


Semua Produk Rexona