Skip to content
Bau badan anak pubertas, deodoran anak pubertas

Cara Tepat Mengatasi Bau Badan Anak Saat Puber

Bau badan umum dialami setiap orang, termasuk pada anak kala memasuki periode puber. Bahkan ada beberapa kasus mengenai keluhan ini yang muncul di usia yang lebih muda. Lantas kenapa bau badan bisa dialami pada anak saat masa puber?

Banyak penyebab kenapa anak bisa mengalami kondisi bau badan. Selain perubahan hormon saat masa puber, faktor kebersihan yang kurang dijaga juga menjadi penyebab yang sering dijumpai. Faktor gangguan kesehatan juga menjadi penyebab lain dari bau badan pada anak.

Sayangnya, masih ada beberapa yang menganggap bau badan ini adalah masalah sepele. Padahal, hal ini bisa mengganggu kehidupan bersosial anak. Karena itu, butuh perhatian khusus untuk mengatasi masalah bau badan ini. Berikut ini adalah beberapa penyebab munculnya bau badan:

●      Mengonsumsi Makanan Tertentu

Ada beberapa bahan makanan yang dapat memicu masalah bau badan berlebih. Umumnya, makanan tersebut memiliki aroma yang menyengat seperti bawang putih, bawang bombay, makanan pedas, dan makan dengan lemak tinggi.

●      Kebersihan yang Kurang Dijaga

Anak-anak memang memiliki aktivitas yang tinggi sehingga mudah sekali mengeluarkan keringat. Jika tidak dibersihkan dengan segera melalui mandi rutin, keringat yang keluar bisa bercampur dengan bakteri. Inilah yang menyebabkan bau badan. Masalah bau badan akan semakin mengganggu ketika anak susah untuk mengganti pakaian bersih atau bahkan mandi.

●      Masalah Kesehatan

Ada sejumlah penyakit seperti diabetes dan hiperhidrosis yang dapat memicu masalah bau badan. Maka dari itu, jika anak mulai muncul gejala penyakit seperti yang disebutkan, segeralah dibawa ke dokter.

Lalu bagaimana cara mengatasi masalah bau badan pada anak? Berikut penjelasan lebih detailnya:

 

1.  Menjaga Kebersihan

Mandi minimal dua kali dalam satu hari. Penting juga untuk segera mandi jika setelah melakukan aktivitas yang intens atau saat cuaca sedang panas. Kebiasaan seperti ini bisa membersihkan tubuh dari keringat dan bakteri di kulit.

Dengan mandi secara rutin, tubuh akan terjaga dari bakteri membandel penyebab bau tidak sedap. Jangan lupa basuh dengan seksama daerah rawan berkeringat seperti ketiak supaya bau badan hilang.

 

2.  Gunakan Sabun Antibakteri

Kalau memungkinkan selalu gunakan sabun antibakteri saat mandi. Bersihkan area lipatan kulit dengan sabun tersebut untuk melenyapkan bau badan. Sabun antibakteri mudah ditemukan di minimarket terdekat.

 

3.  Gunakan Pakaian yang Menyerap Keringat

Perhatikan pakaian yang kamu kenakan supaya keringat dapat terserap dengan baik. Pakaian dengan bahan katun dikenal sebagai penyerap keringat yang optimal dan sudah terkenal sejak lama. Munculnya bau badan pun jadi bisa diminimalisir.

 

4.  Ajarkan Penggunaan Deodoran yang Tepat

Pakai deodoran supaya tubuh terjaga dari keringat berlebih. Deodoran terdapat banyak jenis di pasaran, tapi lebih baik pilih yang tidak memiliki kandungan paraben atau alumunium. Sebagai alternatif, baking soda juga bisa dijadikan sebagai deodoran alami. Pasalnya, baking soda memiliki kegunaan untuk menetralisir asam serta basa sehingga bau badan dapat hilang. Kelebihan lainnya dari baking soda adalah tidak akan meninggalkan noda di pakaian.

 

Untuk membantu anak Anda mengatasi masalah keringat berlebih dan bau badan, gunakan Rexona Glowing White Roll On yang akan memberikan perlindungan tahan lama hingga 48 jam. Selain itu, dengan inovasi terbaru dari Rexona khusus remaja, bisa membantu mencerahkan dan melembutkan kulit ketiak secara alami dengan formulasi whitening + 0% alkohol.

Buat keseharian anak jadi lebih cerah dengan turut menjaga kepercayaan dirinya dalam setiap aktivitas dengan Rexona.