Skip to content
Cara merawat badan agar tetap wangi untuk remaja

Cara Merawat Badan Tetap Wangi dengan Deodoran Remaja yang Tepat

Aktivitas yang padat dan perubahan hormon yang dialami remaja sangat rentan membuat tubuh mereka mengalami bau badan. Para remaja harus mencari cara merawat badan agar tetap wangi meskipun menjalani segudang aktivitas yang padat. Pasalnya, jika Kamu terlalu tidak peduli terhadap masalah bau badan, hal ini dapat berdampak buruk bagi kehidupan sosial. Seberapa parah masalah bau badan dapat memengaruhi kehidupan remaja? Yuk, temukan jawabannya di sini! Cari tahu juga sejumlah tips merawat tubuh agar para remaja terhindar dari masalah bau badan.

 

Dampak Membiarkan Masalah Bau Badan pada Remaja

Sangat penting bagi para remaja untuk segera menemukan cara merawat badan agar tetap wangi. Sebab, meski sekilas terkesan sepele, bau badan bisa menjadi masalah serius yang mengganggu kepercayaan diri remaja, lho. Simak dampak-dampak yang bisa terjadi ketika para remaja tidak segera mengatasi masalah bau badan yang dialaminya berikut ini.

1. Kurang Bebas Mengeksplorasi Hobi

Di masa remaja, ada segudang aktivitas positif dan menarik yang bisa dilakukan. Baik itu melalui kegiatan ekstrakurikuler, les, hingga bergabung dengan klub-klub kegemaran tertentu. Apabila masalah bau badan masih membayangi, kebebasanmu untuk menyalurkan hobi dan kegemaran bisa jadi akan terbatasi. Kamu yang menyukai aktivitas olahraga misalnya, akan menjadi takut berkeringat karena khawatir masalah bau badan kembali muncul. Bukan tidak mungkin, Kamu akhirnya justru akan menyerah pada hobi dan mimpimu gara-gara hal tersebut.

2. Merasa Minder untuk Bersosialisasi

Kehidupan sosial juga menjadi salah satu aspek penting yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan remaja. Dengan bergaul dan menjalin relasi sebanyak mungkin, remaja dapat lebih mengembangkan diri dan menambah pengetahuan baru. Namun, kemampuan bersosialisasi tersebut mungkin akan menjadi terbatas apabila Kamu masih dihantui masalah bau badan. Tak hanya membuat dirimu sendiri merasa kurang nyaman, masalah bau badan tidak sedap juga dapat mengganggu orang-orang di sekitar. Karena khawatir teman-teman merasa terganggu dan mengetahui masalah bau badan yang dihadapi, tidak sedikit remaja akhirnya memilih menarik diri dari pergaulan dan minder untuk bersosialisasi.

3. Memengaruhi Kondisi Psikologis Remaja

Jika masalah bau badan pada remaja masih terus dibiarkan berlarut-larut, dalam jangka waktu panjang hal tersebut juga dapat memengaruhi kondisi psikologisnya. Karena tidak dapat memenuhi kebutuhan bersosialisasi maupun mengembangkan hobi, bukan tidak mungkin remaja akan tumbuh menjadi orang yang tidak percaya pada kemampuan diri sendiri. Alhasil, kecenderungan remaja untuk menjadi pribadi yang tertutup, menarik diri, dan selalu minder juga akan meningkat. Hal ini tentu dapat berdampak kurang baik pada pertumbuhan psikologisnya saat beranjak dewasa nanti.

Dimulai dari masalah bau badan yang terkesan sepele, ternyata ada banyak dampak yang terjadi jika masalah bau badan pada remaja tidak ditangani dengan serius. Jika tidak ingin mengalami dampak-dampak di atas, segera atasi bau badan agar Kamu dan orang-orang di sekitar selalu merasa nyaman. Kamu pun jadi lebih percaya diri dalam menjalani aktivitas dan kegiatan sehari-hari.    

 

Hal yang Harus Dihindari Agar Risiko Bau Badan Berkurang

Karena faktor hormon dan padatnya aktivitas, masalah bau badan memang sangat dekat dengan masa remaja. Meski begitu, bukan berarti Kamu tidak bisa melakukan langkah-langkah pencegahan. Cara merawat badan agar tetap wangi bisa dimulai dari menghindari hal-hal yang dapat memicu bau badan tak sedap. Pasalnya, hal-hal yang dimaksud ini sangat rentan menyebabkan bau badan dan dapat mengganggu kehidupan sosialmu.

1. Malas Mandi Dua Kali Sehari

Sudah menjadi rahasia umum jika bau badan sangat erat kaitannya dengan keringat dan kotoran yang menumpuk. Cara terbaik untuk membuat badan tetap bersih dan segar adalah dengan mandi dua kali sehari. Ketika mandi, gunakan sabun yang memang efektif untuk membersihkan kulit tubuh. Di samping itu, jangan lupa untuk menggosok daki dan kotoran yang melekat di kulit, terutama pada area ketiak.

2. Mengonsumsi Makanan Pemicu Bau Badan

Di usia remaja, seseorang biasanya masih sulit mengontrol nafsu makan. Para remaja cenderung belum menyadari dampak kesehatan dari makanan, dan kerap menyantap makanan apapun yang mereka inginkan. Padahal, tanpa disadari, bau badan ternyata juga bisa berasal dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Misalnya, jika Kamu terbiasa menyantap bawang putih atau daging kambing, secara tidak langsung tubuhmu akan mengeluarkan aroma yang cenderung menyengat. Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi makanan yang dapat semakin memicu masalah bau badan pada remaja seperti daging merah, bawang putih, bawang merah, kol, dsb.

3. Jarang Berganti Pakaian

Pernahkah Kamu memakai pakaian yang sama lebih dari dua kali? Atau mungkin kamu membiarkan pakaian yang basah oleh keringat lama-lama mengering dengan sendirinya? Kebiasaan semacam ini memang sangat sering terjadi dan dilakukan para remaja. Padahal, memakai baju kotor dalam jangka waktu lama dapat memicu timbulnya bau badan. Biasakan diri untuk selalu mengganti pakaian bersih setelah habis mandi. Apabila pakaianmu basah oleh keringat, segera tanggalkan pakaian dan ganti dengan baju bersih lainnya.

4. Memakai Deodoran yang Kurang Tepat

Pemilihan deodoran menjadi pertimbangan tepat dalam merawat bau badan. Deodoran akan memberikan kesegaran sepanjang hari dan mencegah keringat berlebih yang dapat menyebabkan bau badan. Ketika Kamu memakai deodoran yang tepat, bau badan akan teratasi. Namun, kalau Kamu tidak memakai deodoran atau justru memakai deodoran yang kurang sesuai, bisa-bisa masalah bau badan yang Kamu alami justru akan bertambah semakin parah.

5. Berat Badan Berlebih

Remaja tetap memiliki risiko obesitas. Kebiasaan konsumsi fast food atau makanan manis tentu saja dapat meningkatkan berat badan, apalagi jika para remaja tidak berusaha mengimbanginya dengan berolahraga. Ketika tubuh memiliki berat yang berlebihan, produksi keringat jadi semakin banyak. Keringat berlebih tersebut akan berujung pada bau badan tidak sedap. Oleh karena itu, remaja maupun dewasa sama-sama harus menjaga berat badannya agar tetap normal. Selain untuk kesehatan dan penampilan, menjaga berat badan tetap ideal juga penting untuk menghindari bau badan.

 

Tips Memilih Deodoran yang Tepat untuk Remaja

Banyaknya pilihan deodoran yang dijual di pasaran tentu bisa membuat para remaja kebingungan memilih produk yang terbaik. Meskipun banyak pilihan tersedia, Kamu harus lebih bijak memilih deodoran yang memang dirancang khusus dan lebih aman digunakan oleh remaja. Berikut ini beberapa tips yang bisa Kamu terapkan dalam memilih deodoran khusus remaja.

 1. Pilih yang Tidak Mengandung Alkohol

Alkohol yang terdapat dalam deodoran bisa memberikan efek dingin di kulit. Akan tetapi, kandungan alkohol justru kurang cocok jika dipakai pada kulit remaja yang cenderung sensitif. Para remaja sebaiknya memilih deodoran dengan formula 0% alkohol agar lebih aman dipakai dalam jangka waktu panjang.

2. Memberikan Kesegaran yang Tahan Lama

Sebagai remaja yang aktif bergerak, Kamu wajib memilih deodoran yang dapat memberikan kesegaran lebih lama. Hal ini tak lepas dari tingkat aktivitas remaja yang cenderung padat. Tak hanya beraktivitas di sekolah, banyak juga para remaja yang masih melanjutkan aktivitasnya dengan kegiatan ekstrakurikuler, les, dsb. Untuk itu, sebaiknya Kamu selalu memilih deodoran remaja yang mampu memberikan perlindungan terhadap bau badan hingga seharian  penuh atau bahkan lebih.

3. Mampu Mencerahkan Kulit Ketiak

Masalah pada ketiak tidak hanya seputar bau saja. Ketiak hitam juga bisa menjadi momok tersendiri bagi para remaja. Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk memilih deodoran yang dapat memberikan manfaat mencerahkan kulit ketiak.

4. Diformulasikan dengan Aroma Lembut Khas Remaja

Deodoran untuk remaja seharusnya menawarkan aroma yang lembut khas remaja. Sebab, aroma yang berlebihan justru akan membuat para remaja merasa kurang nyaman. Salah satu cara merawat badan agar tetap wangi adalah dengan memilih produk deodoran yang dilengkapi aroma lembut dan segar yang cocok untuk usia remaja.

 

Semua kriteria yang harus ada dalam deodoran remaja ini bisa kamu temukan dalam produk Rexona Glowing White dan Rexona Dreamy WhiteDiformulasikan dengan kandungan 0% alkohol, deodoran ini lebih aman digunakan dan tidak berisiko menyebabkan iritasi pada kulit sensitif. Di samping itu, deodoran yang mampu memberikan kesegaran selama 48 jam ini juga dilengkapi dengan formulasi Whitening untuk mencerahkan kulit ketiakmu. Kamu juga akan semakin percaya diri berkat aroma lembut khas bunga mawar dan lily yang sangat cocok untuk usia remaja. Yuk, dapatkan ketiak dan tubuh yang selalu wangi dengan berbagai tips merawat tubuh di atas!    

Referensi:

cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160429144354-255-127573/bau-badan-rusak-masa-remaja-saya

suara.com/lifestyle/2016/12/16/161600/ini-dampaknya-bila-remaja-mengalami-bau-badan

popmama.com/big-kid/10-12-years-old/tiffany/remaja-sering-bau-badan-ini-penyebab-dan-solusinya

cantik.tempo.co/read/1029343/bau-badan-mulai-menyengat-saat-remaja-apa-sebabnya


Semua Produk Rexona