Skip to content
Mencabut bulu ketiak, bahaya mencabut bulu ketiak

Apakah Pria Juga Harus Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak?

Mencukur atau mencabut bulu ketiak biasanya menjadi kegiatan yang rutin dilakukan oleh wanita. Tetapi, tidak sedikit pria yang juga menjadikan kegiatan ini sebagai suatu kebiasaan. Sebenarnya, apakah pria disarankan untuk mencukur bulu ketiak juga seperti wanita? Apa alasannya?

 

Apakah Bulu Ketiak Memang Harus Dicukur?

Sebagian pria berpendapat bahwa mencabut bulu ketiak tidak diharuskan, tapi sebagian lagi berpendapat sebaliknya. Ada beberapa alasan mengapa pria memutuskan untuk mencukur bulu ketiak mereka. Di antaranya:

  Berkeringat Lebih Sedikit

Tidak ingin berurusan dengan noda keringat di pakaian? Bulu di ketiak dapat menahan kelembaban sehingga kamu akan memproduksi keringat lebih banyak yang menghasilkan noda. Mencukur atau mencabut bulu ketiak menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

  Bau Badan Berkurang

Keringat di ketiak bisa memicu bau badan tak sedap. Hal tersebut dikarenakan adanya bakteri yang bercampur dengan keringat dan terperangkap di bulu ketiak. Saat kamu mencukur atau mencabut bulu ketiak, itu artinya kamu bisa mengurangi bau badan tak sedap akibat bakteri.

Banyak studi yang telah membuktikan bahwa bau di ketiak berkurang ketika pria mencukur bulu di ketiak. Selain itu, mencukur bulu ketiak mampu membuat sabun lebih mudah masuk ke dalam kulit dan lubang folikel.

  Kenyamanan

Rambut di badan termasuk di ketiak bisa membuat seseorang merasa tidak nyaman. Bahkan gesekan karena bulu di tubuh bisa menyebabkan ruam dan iritasi. Jika mengalami masalah ini, sebaiknya kamu mencukur atau mencabut bulu ketiak kamu.

●  Penampilan

Tidak sedikit pria yang merasa terganggu dengan keberadaan bulu di ketiak. Bila keberadaan bulu di ketiak mengganggu penampilan, kamu bisa mencukurnya untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Karena alasan di atas, pria lebih memilih untuk mencabut bulu ketiak. Meskipun sudah menjadi kebiasaan, kamu perlu memastikan bahwa kamu telah mencukur bulu ketiak kamu dengan benar ya!

 

Cara Tepat Mencukur Bulu Ketiak

Agar tidak terjadi iritasi setelah mencukur atau mencabut bulu ketiak, kamu sebaiknya melakukan cara-cara berikut ini:

1.      Pastikan ketiak kamu basah dan bersih sebelum mulai bercukur

2.      Sebelum mencukur atau mencabut bulu ketiak, sebaiknya lakukan eksfoliasi atau pengangkatan sel kulit mati di ketiak dengan body scrub secara perlahan. Cara ini juga bisa mengangkat bakteri yang menempel di kulit.

3.      Gunakan krim cukur, gel, atau busa sabun yang dioleskan ke ketiak dan mulai bercukur menggunakan pisau cukur yang tajam

4.      Saat mencukur, letakkan telapak tangan di area bahu lengan yang sama, contoh tangan kiri di bahu kiri. Gunakan tangan yang lain untuk mulai mencukur.

5.      Mulai mencukur bulu ketiak dari atas kemudian ke bawah lanjut ke sisi kanan lalu ke sisi kiri.

 

Mencukur atau mencabut bulu ketiak menjadi hal yang perlu dilakukan untuk menghilangkan bulu di lipatan tubuh. Lakukan kegiatan ini secara berkala setiap bulu di ketiak mulai tumbuh memanjang.

Sayangnya kegiatan mencukur ketiak ini dapat menimbulkan masalah lain, yaitu kulit ketiak menghitam. Bagaimana sih cara mengatasi masalah kulit ketiak menghitam akibat mencukur bulu ketiak?

Tentunya masalah ini bisa kamu atasi dengan menggunakan produk pencerah ketiak yang aman di kulit. Seperti Rexona Activ White Roll On, deodoran pencerah pertama yang diformulasikan untuk pria. Deodoran ini mampu memberikan efek 5x mencerahkan sekaligus mencegah iritasi akibat mencukur atau mencabut bulu ketiak.

Kandungan vitamin dan mineralnya dapat memberikan perlindungan yang optimal sehingga tubuh kamu akan terhindar dari masalah keringat berlebih dan bau badan tak sedap sepanjang hari.

Butiran-butiran mikro MotionSense-nya akan pecah oleh gerakan dan melepaskan wangi yang menyegarkan. Perlindungannya terhadap keringat dan bau badan juga tahan lama, hingga 48 jam. Rexona Men Activ White akan mendukung penampilan kamu dan membuat kamu lebih percaya diri di setiap momen.