berkeringat di malam hari dan berkeringat saat tidur malam

Keringat malam

Penyebab keringat malam?

Setiap orang pasti mengalami keringat malam suatu saat pada usia tertentu. Gejala ini terjadi jika kondisimu terlalu hangat pada saat tidur. Berkeringat saat tidur juga mungkin disebabkan oleh:

  • Penyakit atau demam
  • Infeksi
  • Efek samping obat
  • Pakaian tidur, seprai, atau selimut yang terlalu tebal
  • Napas terhalang (apnea) saat tidur
  • Kadar glukosa darah rendah (hipoglikemia)
  • Konsumsi alkohol atau obat-obatan
  • Hiperhidrosis
  • Gangguan hormon

Bisakah keringat malam diatasi?

Kalau kamu tidur berkeringat di malam hari ketika tidur, beberapa kiat sederhana berikut ini bisa membantu memperbaiki kondisi:

  • Jangan sampai dehidrasi pada siang hari. Minumlah banyak air.
  • Kenakan pakaian yang lebih tipis ketika tidur.
  • Pakai seprai yang berbahan lebih ringan dan selimut yang lebih tipis.
  • Jaga agar sirkulasi udara di kamar tetap baik dan sejuk sepanjang malam.
  • Hindari bahan-bahan yang berpotensi memicu, seperti makanan pedas, kafein, rokok, dan alkohol.

Kelenjar-kelenjar keringatmu menjadi kurang aktif pada malam hari, jadi oleskan antiperspirant pada kulit yang bersih dan kering sebelum tidur. Antiperspirant akan bekerja selama kamu tidur hingga pagi hari.

Kamu mungkin perlu mempertimbangkan antiperspirant yang mampu memberikan perlindungan 48 jam dan menjaga tubuhmu bebas keringat sepanjang hari. Keringat malam sering kali terjadi pada sekujur badan. Antiperspirant hanya akan mambantu mengatasi keringat pada daerah ketiak.

Kalau kamu mengalami keringat berlebihan saat tidur sampai membasahi seprai dan meninggalkan bercak-bercak keringat pada pakaian, konsultasikan dengan dokter atau paramedis yang akan memberimu saran-saran lebih lanjut.


Semua Produk Rexona