Skip to content

7 Penyakit Yang Berhubungan Dengan Produksi Keringat Berlebih

Dengan produksi keringat yang wajar, tubuh kamu akan merasakan manfaat berkeringat. Tetapi, bagaimana jika produksi keringatmu berlebihan dan berdampak pada kesehatanmu?

Manfaat berkeringat bisa dirasakan oleh siapa saja asalkan produksi keringat yang dikeluarkan dalam batas wajar. Tubuh mengeluarkan keringat merupakan mekanisme normal dalam metabolisme tubuh asalkan jumlah keringat yang diproduksi tidak berlebihan. Masalahnya, tidak sedikit orang yang memiliki masalah kelebihan produksi keringat. Bila dibiarkan, tentu saja akan menimbulkan berbagai macam penyakit yang berdampak pada kesehatan tubuh. Apa saja penyakit yang diakibatkan oleh kelebihan produksi keringat?

 

1.    Diabetes

Manfaat berkeringat akan berdampak positif pada tubuh kita. Namun, bila produksi keringat berlebihan bisa menjadi gejala penyakit yang tidak diinginkan, misalnya diabetes. Dilansir dari Healthline, produksi keringat berlebih dapat dialami oleh orang yang mengidap penyakit diabetes sejenis neuropati otonom diabetik. Gejala keluarnya keringat berlebih pada pengidap diabetes hampir sama dengan mereka yang mengidap hyperhidrosis. Namun yang membedakan ialah di bagian tubuh mana keringat paling banyak keluar. Misalnya, untuk pengidap neuropati otonom diabetik, keringat berlebih akan keluar di area wajah, leher, dan kulit kepala. 

 

2.    Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder)

Keringat berlebih bisa terjadi karena masalah gangguan kecemasan atau anxiety disorder. Saat merasa cemas atau gugup yang berlebihan, produksi keringat pun akan meningkat. Tetapi, jangan khawatir karena keringat berlebih karena gangguan kecemasan sebenarnya bisa diatasi. Menurut National Institute of Mental Health, gangguan kecemasan biasanya diatasi dengan mengonsumsi obat yang dianjurkan, psikoterapi, atau kombinasi keduanya.  

 

3.    Menopause

Berdasarkan laporan dari ABC News, sekitar 75% wanita yang tengah menginjak usia menopause mengalami fase yang disebut hot flashes. Fase ini menyebabkan mereka merasa kepanasan dan akhirnya memproduksi keringat berlebih. Hot flashes bisa terjadi kapan saja dengan intensitas yang beragam, dari ringan hingga berat.

 

4.    Serangan Jantung

Muncul keringat berlebih secara tiba-tiba dan perasaan tak nyaman di bagian leher, dada, lengan, atau rahang bisa menjadi tanda-tanda dari serangan jantung. Menurut studi yang dirilis oleh University of Illinois tahun 2005, produksi keringat berlebihan secara tiba-tiba bisa menjadi pertanda seseorang akan mendapatkan serangan jantung.

 

5.    Leukemia

Leukimia merupakan jenis kanker yang menyerang jaringan sel darah. Terdapat berbagai jenis leukemia, beberapa jenis umumnya menyerang anak-anak sedangkan jenis lain umumnya menyerang orang dewasa. Ada beberapa gejala leukemia, salah satunya adalah produksi keringat berlebih. Bila produksi keringat berlebih, khususnya pada malam hari, bisa menjadi tanda bahwa kamu mengidap leukemia. Untuk memastikannya, kamu bisa berkonsultasi terlebih dahulu pada pakar kesehatan. 

 

6.    Hyperhidrosis

Hyperhidrosis sering dikaitkan dengan gangguan hormon di mana tiroid melepaskan terlalu banyak hormon tiroksin. Tiroid sendiri merupakan kelenjar yang mengatur bagaimana tubuh kamu mengatur energi. Bila tiroid terlalu banyak melepaskan tiroksin, maka proses sistem tubuh bekerja lebih cepat dari biasanya. Hal inilah yang menyebabkan produksi keringat berlebih bahkan masalah kesehatan lain seperti penurunan berat badan yang tidak normal, tingginya nafsu makan, perasaan gelisah yang berlebihan, serta jantung berdebar lebih cepat dari biasanya.

 

7.    Obesitas

Salah satu manfaat berkeringat ialah dapat membantu proses penurunan berat badan melalui pembakaran kalori. Tetapi, keringat yang diproduksi terlalu banyak bisa menjadi tanda bahwa kamu kelebihan berat badan atau obesitas. Obesitas menyulitkan tubuhmu untuk melakukan proses penyeimbangan suhu tubuh (termoregulasi) sehingga keringat pun akhirnya keluar lebih banyak dari biasanya.

 

Proses berkeringat memang diperlukan oleh tubuh. Tetapi, bila keringat yang diproduksi berlebih, hal itu pastinya akan mengganggu penampilan dan membuatmu tidak percaya diri untuk aktif bergerak. Oleh karena itu, Rexona memperkenalkan Rexona Dry Serum (untuk wanita) dan Rexona Men Ice Cool (untuk pria) agar kamu bebas bergerak hingga #GerakTakTerbatas tanpa takut keringat berlebih lagi.  

#GerakTakTerbatas merupakan kampanye teranyar dari Rexona untuk mengajak semua orang, termasuk penyadang disabilitas, untuk aktif bergerak. Kampanye ini pun didukung penuh oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan MRT Jakarta. Jadi, ingat ya #GerakTakTerbatas karena dengan lebih banyak bergerak akan membuat hari-harimu terasa hidup.

7 Alasan Mengapa Merantau Membuat Kamu Menjadi Pribadi Yang Tangguh

Dengan merantau, kamu akan mengetahui cara merawat diri sendiri. Ada juga keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan. Apa saja keuntungan tersebut?

Mengetahui dengan benar cara merawat diri sendiri bisa kamu lakukan melalui berbagai hal, salah satunya dengan merantau. Selain itu, ada banyak hal yang bisa kamu dapatkan dengan merantau yang akan menjadikanmu sebagai pribadi tangguh. Apa saja hal tersebut? Simak penjelasan di bawah ini!

1. Keluar dari Zona Nyaman

Tempat asalmu memang tempat yang nyaman untuk kamu tinggali, tapi dengan begitu kamu tidak akan berkembang. Untuk mengembangkan diri, kamu perlu keluar dari zona nyaman dengan cara merantau ke tempat lain. Dengan merantau, kamu akan belajar menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan belajar cara merawat diri sendiri. Hal yang menantang tapi pastinya akan membuatmu berkembang.

2. Memperluas Cakrawala Berpikir

Jika kamu merasa perlu memperluas cakrawala berpikir, maka merantau merupakan salah satu cara yang tepat. Dengan berpindah ke tempat baru, kamu akan mulai membuka wawasan kamu ke hal-hal yang tidak kamu temui sebelumnya di tempat lamamu. Cakrawala berpikirmu pun akan semakin luas. 

3. Meningkatkan Toleransi

Jika kamu terbiasa menghadapi orang yang memiliki satu visi dan misi di tempat sebelumnya, maka merantau akan menuntutmu untuk lebih toleran. Tidak jarang orang harus menghadapi budaya dan kebiasaan baru yang bertolak belakang dengan mereka. Hal ini mendorong mereka untuk menerima perbedaan tersebut dan bertoleransi. Kamu pun akan mengalami hal yang sama bila keluar dari zona nyaman. Namun, keuntungan yang didapat dari menerima perbedaan tersebut ialah sikap toleransimu akan semakin meningkat.

4. Menghargai Arti Keluarga

Meninggalkan keluarga dan pergi merantau akan membuatmu semakin memahami dan menghargai arti keluarga. Selain itu, kamu pun akan merasakan betapa mereka benar-benar tulus menyayangimu. Nantinya, saat kamu pulang dari perantauan, kamu akan lebih banyak meluangkan waktu dan mencurahkan perhatianmu pada mereka.  

5. Belajar Bertanggung Jawab

Salah satu hal yang akan kamu dapatkan dari merantau ialah kebebasan. Kamu bisa mengatur waktumu sendiri dan mengetahui cara mengurus diri sendiri tanpa campur tangan orang lain. Namun, bukan berarti kamu bisa seenaknya dengan kebebasan yang kamu dapatkan. Merantau akan mengajarkanmu bertanggung jawab terhadap kebebasan. Rasa tanggung jawab tersebutlah yang akan mengendalikan dirimu untuk tidak berbuat seenaknya.

6. Punya Daya Juang

Tinggal di tempat yang sama apalagi bersama orangtua akan menurunkan daya juang. Berbeda bila kamu memutuskan untuk merantau. Kamu dituntut untuk mengetahui cara mengurus diri sendiri tanpa bantuan orangtuamu. Kamu juga harus berjuang untuk membiayai hidupmu di tempat baru dan beradaptasi di sana. Awalnya memang terasa sulit untuk berdiri di atas kaki sendiri, tapi kamu pun akan menjadi pribadi dengan daya juang yang tinggi.

7. Memperluas Jaringan

Ketika memilih untuk merantau, kamu memiliki peluang untuk memperluas jaringan. Bila awalnya kamu tipe orang yang pemalu, pendiam, dan kurang percaya diri, kamu akan dipaksa untuk lebih banyak berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang-orang baru. Bila kamu berhasil, maka jaringanmu pun akan semakin meluas.

Mengetahui alasan di atas, pastinya kamu tidak perlu ragu lagi untuk pergi merantau, kan? Oh ya, untuk meningkatkan kepercayaan diri saat di tempat rantau, jangan lupa untuk selalu menggunakan Rexona Dry Serum (untuk wanita) dan Rexona Men Ice Cool (untuk pria). Deodoran anti-perspirant ini akan membuatmu tampil semakin percaya diri dan lebih aktif bergerak saat merantau. Perlindungan maksimal yang diberikan Rexona akan membuatmu semakin percaya diri untuk bergerak hingga #GerakTakTerbatas.

#GerakTakTerbatas merupakan kampanye teranyar dari Rexona untuk mengajak semua orang, termasuk penyandang disabilitas, untuk aktif bergerak. Kampanye ini pun didukung penuh oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan MRT Jakarta. Jadi, ingat ya #GerakTakTerbatas karena dengan lebih banyak bergerak akan membuat hari-harimu di tempat perantauan terasa lebih hidup.