Skip to content
Deodoran untuk Ibu Hamil

4 Tips Penting Memilih Deodoran untuk Ibu Hamil

Bebas dari masalah bau badan, bebas melakukan apapun yang diinginkan. Deodoran diciptakan untuk tujuan tersebut. Namun pada ibu hamil, masalah bau badan bisa berkembang jadi penuh dilema. Kekhawatiran pun bermunculan terkait keamanan deodoran untuk ibu hamil. Pada dasarnya, ibu hamil tetap boleh menggunakan deodoran. Hanya saja, tidak semua deodoran aman untuk ibu hamil. Ada beberapa kandungan yang justru berpotensi memicu gangguan kesehatan. Untuk itulah, penting untuk memahami bagaimana memilih deodorant untuk ibu hamil.

 

Hindari Deodoran yang Mengandung Paraben

Penggunaan paraben pada deodoran cukup lazim dijumpai. Bahan aktif yang satu ini mampu mengurangi keringat berlebih yang diproduksi oleh kelenjar keringat. Masalahnya di sini adalah karakter paraben yang seperti pengawet yang diketahui berpotensi menyebabkan kanker. Karena itulah, disarankan ibu hamil menghindari deodoran dengan kandungan paraben.

 

Pilih Deodoran Antiperspirant

Salah satu masalah yang kerap dihadapi oleh ibu hamil adalah penciuman yang jadi lebih sensitif. Sedikit aroma amis atau tidak sedap bisa memicu rasa mual. Bukan cuma aroma tidak sedap saja yang berpotensi memicu rasa tidak nyaman. Bau parfum yang cukup tajam juga memiliki risiko serupa. Masalah seperti ini bisa diatasi dengan menggunakan deodoran berlabel antiperspirant.

Berbeda dengan deodoran biasa, antiperspirant dibuat untuk menahan produksi keringat agar tidak berlebih. Deodoran berlabel antiperspirant juga tidak berbau dan tidak akan mengganggu penciuman ibu hamil. Karena alasan itulah, deodoran ini relatif lebih direkomendasikan untuk ibu hamil atau mereka yang memiliki indra penciuman sensitif.

 

Pilih Deodoran Berbentuk Stick atau Roll On

Saat ini deodoran tersedia dalam beberapa bentuk. Selain stick dan roll on, ada juga yang berbentuk spray layaknya parfum. Namun khusus untuk ibu hamil, lebih disarankan menggunakan deodoran berbentuk stick atau roll on, karena semprotannya bisa saja terhirup dan mengganggu pernafasan. Efeknya pada ibu bahkan bisa lebih serius lagi. Deodoran berbentuk serum juga aman untuk ibu hamil. Namun tentu saja, perhatikan kandungan di dalamnya sebelum mulai menggunakannya.

 

Pilih Deodoran yang Tidak Mengandung Alkohol

Alkohol kerap dijumpai pada produk yang mengandung pewangi sintetis. Untuk deodoran, kandungan alkohol digunakan untuk membunuh bakteri penyebab bau badan. Setiap orang memang memiliki reaksi yang berbeda terhadap kandungan alkohol dalam beragam produk perawatan tubuh. Namun, saat hamil, kamu sebaiknya menghindari kandungan alkohol, termasuk pada deodoran, untuk menghindari reaksi-reaksi negatif atau efek samping yang berisiko pada kondisi kehamilan. Untuk itu, saat memilih deodoran untuk ibu hamil, pastikan produk tersebut tidak mengandung alkohol di dalamnya. Pada mereka yang memiliki kulit sensitif, kandungan alkohol pun bisa memicu reaksi alergi yang bisa lebih serius jika dialami oleh ibu hamil.

 

Nah, salah satu deodoran bebas alkohol yang bisa kamu pilih adalah Rexona Advance Whitening + Anti Noda Roll On! Deodoran ini memiliki kandungan 0% alkohol dan akan memberikan perlindungan tahan lama hingga 48 jam dari keringat dan bau badan. Selain itu, kandungan ekstrak lemon alami, serta vitamin E dan F akan membantu mencerahkan dan melembutkan kulit ketiak. Semuanya itu bisa didapatkan tanpa meninggalkan noda bekas pada pakaian. Rexona Advance Whitening + Anti Noda Roll On akan membantu memberikan kesegaran dan percaya diri yang lebih buat kamu dalam melakukan beragam aktivitas setiap hari tanpa khawatir masalah keringat dan bau badan.