Skip to content
Kalori bersepeda

Mengukur Jumlah Kalori yang Terbakar Saat Bersepeda

Bersepeda menjadi salah satu kegiatan yang sedang digemari oleh masyarakat, baik untuk sekadar rekreasi atau pun olahraga. Untuk sarana olahraga, bersepeda terbukti cukup ampuh membakar kalori. Lalu, bagaimana cara mengukur jumlah kalori yang terbakar saat bersepeda?

Sudah pasti apabila membahas hitung-hitungan pembakaran kalori saat bersepeda, akan sedikit kulit karena harus dilihat dari bermacam faktor. Hal-hal seperti kecepatan, berat badan pesepeda, hingga kecepatan termasuk faktor yang diperhitungkan.

 

Untuk Apa Pembakaran Kalori Itu?

Kalori sendiri adalah suatu unit yang biasanya dipakai untuk mengukur energi yang ada di makanan atau minuman yang dikonsumsi. Kalori tersebut mempunyai kaitan yang erat dengan berat badan.

Jika kalori yang masuk ke tubuh lebih besar dari jumlah kalori yang keluar, sisa kalori tersebut menjadi penyumbang berat badan. Berlaku juga hal sebaliknya dengan penurunan berat badan.

Contohnya adalah 0,5 kilogram lemak tubuh sama seperti 3500 kalori. Jadi, jika berniat menurunkan berat badan sebanyak 0,5 kilogram, kamu perlu membuang kalori sebanyak 3500 di satu hari.

Akan tetapi, jika pada satu hari kamu mengonsumsi makanan dengan kalori sebesar 2500 dan ingin menurunkan berat badan hingga 0,5 kilogram, kamu perlu melakukan pembuangan kalori pada hari yang sama sebesar 2500+3500=6000 kalori. Itulah pentingnya menghitung pembakaran kalori untuk menjaga berat badan.

 

Faktor yang Mempengaruhi Pembakaran Kalori

Bersepeda adalah satu olahraga yang cukup efektif untuk melakukan pembakaran kalori. Seperti yang sudah diketahui, hitungan kalori bersepeda pada setiap orang berbeda-beda karena dipengaruhi beberapa faktor seperti berikut ini:

-          Berat Badan

Ini merupakan faktor yang harus kamu perhitungkan kala ingin membakar kalori. Agar mengetahui secara detail jumlah kalori yang dibuang kala bersepeda, timbang dulu berat badanmu seakurat mungkin.

Mengapa demikian? Pasalnya, energi yang dipakai oleh seseorang dengan berat badan lebih berat bakal berbeda dengan jumlah energi yang dibutuhkan seseorang berbobot lebih ringan, walaupun jarak tempuh kedua orang ini sama.

 

-          Aerodinamika

Kamu perlu memperhatikan posisi dan postur tubuh ketika bersepeda, sebab aerodinamika juga faktor penting dalam pembakaran kalori. Semakin banyak area yang terekspos oleh angin, energi yang dikeluarkan otomatis menjadi lebih besar.

Maka dari itu, sebaiknya kamu juga melengkapi kegiatan bersepeda dengan helm berbentuk runcing, pakaian bersepeda ketat, dan bersepeda dengan postur menunduk agar membentuk aerodinamis yang baik.

 

-          Durasi

Durasi adalah berapa lama kamu bersepeda. Semakin lama durasi yang kamu habiskan untuk bersepeda, semakin banyak juga kalori yang terbakar. Kalori bersepeda 1 jam akan lebih banyak terbakar dibandingkan kalori bersepeda dengan durasi 30 menit.

 

-          Intensitas

Untuk mengetahui secara akurat seberapa besar intensitas kala bersepeda, kamu bisa memakai perangkat penghitung detak jantung atau power meter. Pada prinsipnya, intensitas adalah untuk memperpendek durasi waktu saat menghabiskan jumlah kalori yang serupa.

 

Penghitungan Jumlah Kalori yang Terbakar Berdasarkan Kecepatan

Jika kamu mempunyai berat badan 60 kilogram dan ingin berkecepatan 20 kilometer/jam, kamu sudah membuang kalori sebesar 472. Di kecepatan serupa untuk kamu yang berberat badan 70 kilogram, kalori yang terbakar adalah 563.

Lalu jika kamu memiliki berat badan 80 kilogram serta 90 kilogram dan ingin menggunakan kecepatan 20 kilometer/jam, jumlah kalori yang terbakar saat bersepeda jelas berbeda. Seseorang dengan berat badan 80 kilogram akan membakar 654 kalori, sementara seseorang yang 90 kilogram bakal membuang 745 kalori.

Nah, perhitungan pembakaran kalori di atas dapat memberikan gambaran tentang perhitungan yang perlu kamu lakukan saat bersepeda untuk memenuhi tujuan kamu, khususnya untuk menurunkan berat badan atau untuk sekedar menjaga berat badan sekaligus sebagai olahraga untuk menjaga tubuh tetap bugar.

Apapun tujuan kamu, bersepeda bisa menjadi pilihan untuk tetap bergerak dan berolahraga secara rutin. Selain itu, gunakan juga Rexona sebagai deodoran pilihan kamu untuk membantu kamu mengatasi masalah keringat berlebih dan bau badan.

Ada Rexona Antibacterial Defense Roll On untuk wanita dan Rexona Sport Defense Roll On untuk pria. Keduanya dilengkapi dengan perlindungan hingga 48 jam dari keringat dan bau badan. Serta, butiran-butiran mikro MotionSense yang menempel di kulit yang pecah karena gerakan dan akan melepaskan wangi segar di saat kamu membutuhkannya.

Dengan perlindungan dari Rexona, kamu bisa melakukan segala aktivitas dan olahraga untuk tubuh yang sehat dengan semangat dan kesegaran yang maksimal.