Skip to content
Kenali 5 Bagian Tubuh yang Jadi Sarang Bakteri

Kenali 5 Bagian Tubuh yang Jadi Sarang Bakteri

Di masa pandemi seperti sekarang ini, manusia dituntut untuk lebih peduli pada kebersihan. Bukan hanya demi memerangi virus covid-19 yang kian mengancam, menjaga diri agar tetap higienis dan bebas bakteri juga bagus untuk mencegah penyakit berbahaya lainnya. Bakteri tergolong sebagai ancaman nyata yang bisa memberi pengaruh besar pada kehidupan manusia. Penyakit ringan hingga berbahaya, banyak di antaranya yang disebabkan oleh makhluk kecil bernama bakteri. Memeranginya pun butuh senjata anti bakteri yang ampuh membunuh makhluk tersebut. Dengan cara inilah, manusia bisa terbebas dari bakteri, khususnya bakteri berbahaya.

 

Apa Itu Bakteri?

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, bakteri merupakan organisme mikroskopis. Ukurannya sangat kecil sehingga mustahil untuk dilihat dengan mata telanjang. Bakteri sendiri dapat hidup dalam lingkungan yang bervariasi. Bahkan tidak sedikit bakteri yang hidup di dalam tubuh makhluk hidup lain. Secara sifat dan dampak yang dapat diberikan kepada makhluk hidup lain, bakteri dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni bakteri baik dan bakteri jahat.

Sesuai dengan penyebutannya, bakteri baik dapat memberi dampak positif bagi makhluk hidup lain. Bahkan keberadaannya sangat dibutuhkan. Di sisi lain, bakteri jahat merupakan jenis bakteri yang kerap menjadi penyebab munculnya penyakit atau gangguan kesehatan ringan. Untuk alasan inilah, penting bagi setiap pribadi untuk menjaga kebersihannya dengan anti bakteri.

 

Bahaya Bakteri

Kehidupan manusia tidak bisa sepenuhnya lepas dari bakteri. Dimanapun kamu berada, bakteri pasti akan selalu ada. Beberapa bakteri memang tidak terlalu berbahaya. Namun saat masuk ke dalam tubuh, penyakit bisa saja tumbuh dari sana. Ancaman paling nyata dan paling ringan dari bakteri adalah aroma tidak sedap yang keluar dari tubuh. Saat mulut mengeluarkan bau tidak sedap atau saat ketiak mengeluarkan bau menyengat, bisa dipastikan ada campur tangan bakteri di dalamnya. Bahaya bakteri menjadi semakin serius saat masuk ke dalam tubuh. Misalnya saja seperti jenis bakteri E. coli (Escherichia coli).

Saat bakteri ini masuk ke dalam tubuh, hampir bisa dipastikan kamu akan mengalami gangguan pencernaan. Bukan hanya diare, infeksi bakteri jenis ini juga bisa memicu muntah-muntah, kram perut bahkan darah pada tinja. Ada juga jenis bakteri seperti Corynebacterium diphtheria yang menyerang amandel dan bisa membuat orang yang terinfeksi mengalami kesulitan bernafas. Selain itu ada juga bakteri Streptococcus yang dapat menginfeksi paru-paru hingga menyebabkan penyakit pneumonia, tuberkulosis dan bronkitis.

 

Anggota Tubuh yang Kerap Menjadi Sarang Bakteri

Menjadi higienis sangatlah penting. Meski demikian, harus diakui kalau ada bagian tubuh manusia yang kerap menjadi sarang bakteri. Mulut adalah salah satunya. Selain itu, masih ada bagian tubuh lain yang juga perlu mendapat perhatian lebih agar terbebas dari ancaman bakteri.

●      Mulut

Jika ada bagian tubuh manusia yang layak disebut sebagai rumah terbesar bagi bakteri, mulut pasti salah satunya. Sedikitnya ada 600 jenis bakteri yang hidup di sini. Jadi jangan heran jika mulut sering dihadapkan pada berbagai masalah seperti bau mulut hingga gusi berdarah. Mulut sendiri memang menjadi pintu bagi makanan atau minuman yang akan masuk ke dalam tubuh.

Tidak semua makanan yang dikonsumsi itu higienis. Tidak jarang, beberapa makanan atau minuman yang dikonsumsi mengandung bakteri. Agar mulut tetap bersih, membersihkannya dengan menggosok gigi dan berkumur dengan mouthwash menjadi sangat penting. Gunakan juga pasta gigi anti bakteri. Dengan cara ini, jumlah bakteri dalam mulut bisa ditekan.

●      Lidah

Sama seperti mulut, lidah juga menjadi salah satu tempat yang banyak dihuni bakteri. Banyaknya bakteri yang menempel pada lidah ini dapat terlihat dari warna lidah yang putih. Semakin putih warna lidahmu, semakin banyak bakteri yang berada di situ. Meski demikian, membersihkan lidah dari bakteri tidak bisa dilakukan dengan produk anti bakteri begitu saja. Asal membersihkan justru bisa berbahaya bagi lidah, bahkan berisiko meninggalkan luka. Cara paling aman untuk membersihkan lidah adalah dengan menggunakan kerokan lidah atau sikat yang didesain khusus untuk membersihkan lidah. Kamu pun harus menggosoknya dengan hati-hati agar tidak menyebabkan luka.

●      Telinga

Bentuk telinga yang memiliki banyak lipatan merupakan tempat sempurna bagi bakteri untuk berkembang biak. Bukan hanya bersemayam di bagian dalam telinga, bagian belakang telinga juga kerap menjadi sarang bakteri. Bagian belakang telinga juga terbilang jarang mendapat perhatian saat mandi. Padahal, keringat kerap melewati bagian tersebut. Membiarkan bakteri berkembang di daerah telinga jelas bukan hal yang baik bagi kesehatan. Telinga yang jarang dibersihkan bisa memicu infeksi bakteri.

Dalam kondisi paling ringan, hal ini juga bisa menimbulkan bau tidak sedap yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Membersihkan telinga sangatlah penting untuk menekan perkembangbiakan bakteri. Bukan hanya bagian dalam telinga saja yang perlu dibersihkan dengan cotton bud, sisi belakang daun telinga juga sama pentingnya untuk dibersihkan. Agar bakteri hilang sepenuhnya, jangan lupa menggunakan sabun anti bakteri saat melakukannya.

●      Kuku

Setiap harinya, tidak terhitung berapa banyak benda yang disentuh oleh tangan. Selama itu juga, tidak terhitung berapa banyak bakteri yang berpindah dan menempel di area tangan. Namun bukan hanya tangan saja yang menjadi tempat menempelnya bakteri. Tidak jarang, bakteri-bakteri tersebut berpindah dan bersembunyi di sela-sela kuku. Posisinya yang sulit dijangkau dan sulit dibersihkan membuat kuku menjadi tempat sempurna bagi bakteri untuk berkembang biak. Kuku memang telah lama menjadi tempat ideal untuk bakteri. Meski terlihat bersih, tetap ada ribuan bakteri yang bersembunyi di sela-sela kuku.

Jadi bisa dibayangkan berapa banyak bakteri yang ada di kuku yang kotor dan tidak terawat sama sekali. Jika hanya kuku saja yang kotor mungkin tidak ada masalah. Tapi bayangkan bagaimana jadinya kalau kamu makan dengan tangan telanjang. Bakteri yang tadinya menempel di kuku bisa saja berpindah dan masuk ke dalam tubuh. Agar kuku tetap higienis dan terbebas dari bakteri, sangat dianjurkan untuk memotong kuku secara berkala. Jika sudah panjang, sebaiknya segera dipotong. Kalaupun tidak, pastikan untuk membersihkannya secara rutin dan menggunakan produk anti bakteri yang cocok.

●      Ketiak

Dari mana masalah bau badan muncul? Jika ditanya demikian, jawabannya adalah dari ketiak. Bau ketiak memang cenderung lebih tajam dibandingkan bagian tubuh yang lain. Jika dibandingkan dengan bagian tubuh yang lain, ketiak juga memiliki karakter yang unik. Ketiak termasuk bagian tubuh yang bisa memproduksi bakteri alami. Jadi kalau ada yang bilang bahwa aroma setiap orang itu berbeda, bakteri inilah yang memicu aroma khas tersebut. Dari situ saja sudah jelas kalau ketiak adalah sarang bakteri.

Letaknya yang berada di lekukan tubuh dan diapit antara lengan dan tubuh bagian samping membuatnya ideal sebagai tempat bakteri berkembang biak. Saat bakteri yang ada di ketiak terlalu banyak, pada saat itulah masalah muncul. Bau tidak sedap dan menyengat sebenarnya disebabkan oleh bakteri berlebih yang ada di bagian ketiak. Menggunakan deodoran memang bisa membantu. Namun agar tubuh terbebas dari bau menyengat, kuncinya ada pada membersihkan ketiak dengan sabun anti bakteri.

 

Tips Membersihkan Tubuh dari Virus dan Bakteri

Menjaga agar tubuh tetap higienis jelas sulit. Mengingat ukuran virus dan bakteri yang sangat kecil, tubuh bisa saja sudah terpapar tanpa disadari. Meski demikian, bukan berarti tidak ada cara untuk membersihkannya hingga tuntas. Berikut tips membersihkan tubuh dari virus dan bakteri yang menempel.

●      Rajin Mencuci Tangan

Virus dan bakteri sangat mudah menempel dan berpindah dari satu tangan ke tangan yang lain. Saat membuka pintu, berjabat tangan hingga memegang tangga, kontaminasi virus dan bakteri bisa saja terjadi. Agar virus dan bakteri tidak masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius, pastikan untuk rajin mencuci tangan. Gunakan sabun anti bakteri agar virus dan bakteri yang menempel bersih hingga tuntas.

●      Rajin Mencuci Kaki

Bukan hanya tangan, kaki juga menjadi salah satu sarang kuman penyakit. Bahkan dibandingkan tangan, bakteri yang menempel di kaki bisa saja lebih banyak. Untuk menjaga kebersihan tubuh, pastikan untuk rajin mencuci kaki, terlebih setelah keluar dari rumah. Bersihkan kaki hingga ke sela-sela jari. Agar lebih bersih, cuci kaki dengan sabun dan bersihkan hingga benar-benar higienis.

●      Mandi Minimal 2 Kali

Tangan dan kaki memang bisa dibersihkan dengan cara di atas. Akan tetapi, bakteri tidak hanya menempel pada dua anggota tubuh tersebut. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, bagian tubuh yang lain juga bisa menjadi sarang bakteri. Cara terbaik untuk membersihkan seluruh tubuh dari bakteri adalah dengan mandi. Bersihkan seluruh anggota tubuh dengan sabun anti bakteri. Pastikan untuk membersihkannya dengan benar. Setidaknya, jangan sampai ada bagian tubuh yang terlewat.

●      Menggosok Gigi secara Teratur

Agar mulut dan lidah terbebas dari bakteri berbahaya, jangan abaikan gosok gigi. Menggosok gigi sebaiknya dilakukan setelah makan dan sebelum tidur. Saat menggosok gigi, jangan lupa juga untuk membersihkan lidah dari bakteri yang menempel.

●      Bersihkan Kuku

Membersihkan kuku sebaiknya dilakukan sama seringnya dengan mencuci tangan. Saat mencuci tangan, jangan lupa untuk membersihkan sela-sela jari dan kuku. Saat membersihkan kuku pun pastikan untuk menggunakan sabun anti bakteri. Selain itu, sebisa mungkin jangan biarkan kuku hingga panjang. Kuku yang panjang bisa menjadi tempat ideal untuk bakteri berkembang biak. Usahakan untuk memotongnya secara rutin.

 

Menjaga kebersihan tubuh merupakan langkah awal untuk menghindari masalah kesehatan yang lebih serius. Virus yang mudah menular seperti covid-19 juga dapat dicegah penularannya dengan rajin membersihkan diri dengan sabun anti bakteri. Rajin mencuci tangan dengan sabun dan mandi secara teratur, keduanya dapat menekan angka penularan secara signifikan. Tentu saja, semua itu juga harus dibarengi dengan menjaga jarak dan sebisa mungkin tetap berada di rumah.

Meski demikian, menjaga kebersihan saja tidak cukup. Kamu juga harus menyempurnakannya dengan menerapkan gaya hidup sehat secara utuh. Aktivitas fisik harus tetap dijaga. Bahkan meski sedang berpuasa, kamu tetap harus berolahraga untuk menjaga tubuh agar tetap fit. Konsumsi makanan sehat seimbang juga harus dilakukan. Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan higienis, kamu bisa terhindar dari infeksi bakteri dan virus covid-19.