Skip to content
Cek kesehatan

Cek Kesehatan Tubuh Sendiri dengan 4 Tes Berikut

Untuk cek kesehatan tubuh, biasanya orang banyak melakukan medical check up. Namun, sebenarnya ada beberapa tes yang bisa dilakukan sendiri untuk mengetahui kesehatan tubuh. Bahkan, kamu bisa melakukan cek kesehatan di rumah.

Daripada mengobati, lebih baik mencegah timbulnya penyakit. Maka dari itu, penting untuk rutin melakukan cek kesehatan sendiri supaya tujuan hidup sehat dan bahagia tercapai. Tujuan dari cek kesehatan secara teratur adalah agar bisa mendeteksi penyakit secara lebih dini.

Setidaknya perlu untuk melakukan cek kesehatan setidaknya per tiga tahun sekali. Selain sebagai pendeteksi dini, tes kesehatan juga bisa meminimalisir biaya pengobatan karena penyakit yang diderita belum terlanjur parah.

Aktivitas sehari-hari kadang membuat kamu belum sempat melakukan tes kesehatan di rumah sakit atau lab. Meskipun begitu, ada beberapa tes untuk cek kesehatan sendiri di rumah.

 

1.  Tes Gula Darah

Tes gula darah penting untuk mendeteksi penyakit diabetes. Diabetes sendiri adalah penyakit yang terjadi saat tubuh tidak memproduksi cukup insulin, tidak mampu memanfaatkan insulin secara tepat.

Jika kamu penderita diabetes, gula akan menumpuk pada darah dan tidak bergerak di dalam sel. Tes rutin gula darah bisa membantumu mengurangi risiko memiliki komplikasi dari diabetes.

Tes gula darah bisa dilakukan di rumah dengan glukosa meter. Prosedur glukosa meter adalah dengan menusukkan ujung jari dengan jarum bersih guna mengambil setetes darah, dan menempatkan di uji strip. Kemudian masukkan strip uji ke meteran glukosa untuk memunculkan angka. Kadar normal adalah 70 sampai 99 mg per DL.

 

2.  Tes Pernapasan

Untuk menguji pernapasan, ada cara yang disebut Tes Shtange. Pakai stopwatch untuk bisa melakukan tes. Pertama-tama, duduk dan tarik napas sebanyak 3 kali berturut-turut tanpa membuang napas. Lalu tahan napas selama yang kamu bisa sambil memencet stopwatch.

Jika kamu bisa menahan napas kurang dari 40 detik, berarti sistem pernapasan kamu kurang begitu bagus. Rata-rata, sistem pernapasan yang masih normal adalah 40-49 detik. Apabila kamu bisa menahan napas hingga lebih dari 50 detik, artinya sistem pernapasan kamu masih bagus.

 

3.  Tes Kesehatan Jantung

Ini merupakan tes kesehatan yang sangat penting, sebab detak jantung merefleksikan banyak hal soal kesehatan tubuh. Untuk mengukur detak jantung, kamu hanya perlu memeriksa denyut nadi di pergelangan tangan atau di leher dengan menggunakan jari telunjuk serta jari tengah. Tekan hingga kamu menemukan denyut nadi.

Hitung berapa banyak denyut nadi yang terjadi selama 10 detik. Lalu kalikan dengan angka 6, lalu hasilnya adalah detak jantung kamu per menit (bpm). Jika kamu sehat dan tidak memiliki keluhan apa-apa, semakin rendah pula angka detak jantungmu.

 

4.  Tes Lingkar Pinggang

Tes lingkar pinggang penting untuk mengetahui apakah berat badan sudah proporsional atau belum. Selain itu, tes ini juga bermanfaat apakah kamu memiliki risiko memiliki diabetes tipe 2, penyakit jantung, stroke, atau tekanan darah tinggi. Cara melakukan tes lingkar pinggang cukup mudah.

Yang perlu dilakukan adalah dengan berdiri tegak dan lemaskan otot-otot di perut. Lingkari perut dengan pita pengukur dimulai dari pusar. Bernapaslah sedikit demi sedikit, dan pastikan tidak menarik pita hingga ketat.

Untuk wanita, ukuran pinggang 32 inci bisa meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung, atau lebih dari 35 inci bisa memiliki risiko lebih tinggi. Bagi pria, 37 inci berarti meningkatkan risiko, atau lebih besar dari itu menempatkan tubuhmu pada risiko tinggi.

 

Tetap jaga kesehatan dalam berbagai situasi dengan tetap berolahraga dan jauhkan masalah bau badan yang bisa menghambat olahraga kamu dengan menggunakan Rexona Sport Defense Roll On, yang bisa memberikan perlindungan optimal terhadap bau badan menyengat di tengah aktivitas fisik atau olah raga apa pun.

Rexona Sport Defense Roll On terus bekerja membantu melindungi terhadap keringat dan bau badan hingga 48 jam. Kamu mungkin bisa menyerah terhadap waktu, tapi deodoran antiperspirant ini tidak akan menyerah dan mampu melindungimu setiap saat.