Skip to content
Cara Aman Naik Angkutan Umum Saat New Normal

Cara Aman Naik Angkutan Umum Saat New Normal

Pandemi virus COVID-19 masih belum sepenuhnya berakhir. Meski demikian, roda kehidupan harus tetap berputar. Era baru yang identik dengan jaga jarak dan menjaga kebersihan pun sudah di depan mata. Physical distancing dan kebiasaan rajin mencuci tangan kini telah sampai pada tingkat yang berbeda. Namun mengingat mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, menerapkan keduanya dirasa semakin menantang, khususnya saat harus menggunakan angkutan umum. Agar lebih aman selama menggunakan sarana transportasi umum, berikut panduan yang bisa kamu terapkan.

 

Pastikan Tubuh dalam Kondisi Sehat

Sebelum pergi keluar dan menggunakan angkutan umum, pastikan tubuh dalam kondisi sehat. Jangan keluar jika sedang sakit. Jika memiliki gejala COVID-19 seperti demam, batuk kering, sesak nafas, nyeri tenggorokan dan gejala lainnya, pastikan untuk tetap di rumah saja.

 

Selalu Gunakan Masker Saat Keluar Rumah

Jangan pernah keluar rumah tanpa menggunakan masker, apalagi jika ingin naik angkutan umum. Pastikan untuk selalu menggunakan masker dengan benar. Masker harus menutup area hidung dan mulut. Saat sedang mengenakan masker, usahakan jangan terlalu sering memegang masker. Memegang masker sama saja dengan memindahkan kuman dan virus di tangan ke masker. Selain itu, pastikan untuk membawa masker cadangan jika berencana keluar rumah untuk waktu yang lama.

 

Sedia Hand Sanitizer

Usahakan untuk selalu menyediakan hand sanitizer di dalam tas. Meski saat ini tempat cuci tangan banyak bertebaran di tempat-tempat umum, kamu juga harus terbuka dengan hal-hal yang tidak terduga. Misalnya saja seperti antrian cuci tangan yang terlalu panjang. Membawa hand sanitizer juga bagus sebagai antisipasi kalau kamu perlu membersihkan tangan sewaktu-waktu. Jadi meski di sekitarmu tidak ada tempat cuci tangan, kamu masih bisa membersihkan tangan dari bakteri dan kuman.

 

Jaga Jarak Minimal 1,5 Meter

Saat berada di dalam angkutan umum, pastikan untuk jaga jarak. Usahakan jarak dengan penumpang lain setidaknya 1,5 meter. Operator angkutan umum juga telah memberi tanda pada beberapa kursi penumpang agar tidak ditempati. Jadi jika ada kursi kosong, jangan asal duduk. Perhatikan apakah kursi tersebut ada tandanya atau tidak.

 

Hindari Angkutan Umum yang Sudah Mencapai Kapasitas 50%

Setiap angkutan umum kini dibatasi jumlah penumpangnya hingga maksimal 50% dari total kapasitasnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa masih ada jarak aman di dalam kendaraan. Jika kamu melihat kapasitas tersebut sudah terpenuhi, jangan paksakan diri untuk tetap menaiki angkutan tersebut. Lebih baik tunggu angkutan berikutnya demi keselamatan bersama.

 

Hindari Memegang Tiang atau Pegangan

Di dalam angkutan umum pasti ada tiang atau pegangan. Fasilitas ini memang dibuat untuk membantu menjaga keseimbangan saat sedang berada di dalam kendaraan. Namun mengingat banyaknya orang yang memegang tiang atau pegangan, bisa dipastikan ada banyak kuman dan virus yang menempel di sana. Jangan memegang tiang atau pegangan. Agar lebih aman, tidak ada salahnya menggunakan sarung tangan. Tapi kalau memang terpaksa harus memegangnya, pastikan jangan menyentuh wajah sebelum mencuci tangan.

 

Usahakan untuk Tidak Berbicara di Angkutan Umum

Penyebaran virus COVID-19 terjadi lewat droplet atau cipratan ludah. Karena itulah, usahakan untuk tidak berbicara saat berada di angkutan umum. Kalau memang ada hal yang perlu disampaikan, usahakan untuk berbicara seperlunya.

 

Panduan naik angkutan umum harus diterapkan oleh semua orang yang menggunakan fasilitas tersebut. Setiap orang wajib memiliki kesadaran penuh untuk menghindari tertular virus corona, karena hal itu tidak hanya berguna untuk diri sendiri, tetapi juga untuk melindungi orang lain, khususnya orang-orang terkasih seperti keluarga. Kebiasaan untuk saling mengingatkan juga harus ditanamkan, dan selalu waspada.

Dengan menaati panduan yang ada tersebut, kamu bisa tetap beraktivitas dengan aman dan nyaman setiap harinya. Selain itu, kamu juga bisa beraktivitas dengan percaya diri setiap hari dengan Rexona yang akan menghindarkan kamu dari bau badan. Dengan perlindungan yang optimal dari bakteri-bakteri penyebab bau badan, aktivitas kamu akan semakin lancar.