Skip to content
9 Kecerdasan Majemuk Yang Perlu Diketahui Orang Tua dan Guru

9 Kecerdasan Majemuk yang Perlu Diketahui Orang Tua dan Guru

Definisi anak cerdas bukan berarti membuat anak mampu menguasai semua pelajaran yang diterima di sekolah dan tempat kursus. Berdasarkan teori kecerdasan majemuk (multiple intelligences) yang dikemukakan Howard Gardner, ada sembilan jenis kecerdasan berbeda dalam diri manusia. Ada anak yang menonjol pada satu jenis kecerdasan saja, tetapi ada pula yang memiliki kecerdasan ganda.

Para orang tua dan guru harus mengetahui sembilan jenis kecerdasan majemuk berikut ini supaya bisa memberikan dukungan yang tepat untuk mengembangkan kecerdasan buah hatinya.

1.    Kecerdasan Verbal-Linguistik

Jenis kecerdasan majemuk ini membuat anak-anak memiliki keunggulan dari segi berbahasa, yang meliputi kemampuan berbicara, membaca, menulis, serta memahami informasi berbentuk verbal maupun tulisan. Cara menstimulasi kecerdasan verbal-linguistik yaitu menumbuhkan minat baca anak, mengajak anak menulis cerita, membacakan dongeng, dan membantu anak memulai kebiasaan menulis gratitude journal atau buku harian.

2.    Kecerdasan Logis-Matematis

Anak-anak yang memiliki kelebihan di bidang kecerdasan ini biasanya mempunyai kemampuan menghitung, mengenali pola warna, serta berpikir logis di atas rata-rata. Jenis kecerdasan ini membuat anak tertarik pada bidang sains dan matematika. Kamu bisa mengajak anak-anak yang memiliki kecerdasan logis-matematis untuk mengunjungi museum sains, memecahkan soal hitungan, dan melakukan percobaan sains sederhana.

3.    Kecerdasan Spasial-Visual

Salah satu ciri anak yang memiliki kecerdasan spasial-visual adalah kegemarannya terhadap bidang seni, desain, dan tekstur. Kecerdasan ini dapat diasah dengan berbagai cara sederhana, yaitu menggambar, bermain puzzle, serta bermain plastisin. Jika dikembangkan secara maksimal, kecerdasan ini dapat mendukung anak tumbuh menjadi pekerja kreatif di berbagai bidang, misalnya desainer grafis, arsitek, dan animator.

4.    Kecerdasan Musikal

Kecerdasan majemuk yang satu ini identik dengan kemampuan anak-anak untuk mengenali nada, menciptakan irama, dan membuat aransemen sederhana. Bakat anak di bidang musik akan tampak sejak dini bahkan sebelum memasuki usia sekolah. Kamu bisa mendukung kecerdasan musikal anak melalui aktivitas les musik, menonton konser, dan memfasilitasinya dengan alat musik favorit.

5.    Kecerdasan Kinestetik-Jasmani

Kemampuan koordinasi anggota tubuh dan keseimbangan yang baik merupakan bagian erat dari kecerdasan kinestetik-jasmani. Anak-anak yang mempunyai kecerdasan ini senantiasa terlihat unggul di bidang olahraga. Tak hanya bisa diarahkan menjadi atlet atau profesi sejenis, kecerdasan kinestetik-jasmani juga membuat tubuh anak lebih bugar dan tak gampang sakit.

6.    Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan naturalis membuat anak-anak menyukai hal-hal yang berbau alam, flora, dan fauna. Anak yang dianugerahi kecerdasan naturalis biasanya senang beraktivitas di alam bebas. Kamu dapat mendukung kecerdasan dan minat tersebut dengan cara mengizinkan anak memiliki binatang peliharaan serta memberikan rekomendasi kegiatan menarik bertema alam (outbond, live in, dan lainnya).

7.    Kecerdasan Intrapersonal

Salah satu jenis kecerdasan majemuk yang jarang disadari adalah kecerdasan intrapersonal. Kelebihan ini membuat anak bijak mengenali dirinya sendiri sehingga dapat mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan sejak dini. Anak-anak yang memiliki keistimewaan ini cocok menekuni beberapa profesi seperti filsuf, penulis, dan ilmuwan.

8.    Kecerdasan Interpersonal

Selain kecerdasan interpersonal, ada pula jenis kecerdasan majemuk lainnya berupa kecerdasan interpersonal. Jenis kecerdasan ini membuat anak peka mengenali karakter orang-orang di sekitarnya. Jika dikembangkan secara maksimal, anak-anak dengan kecerdasan interpersonal akan memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan semua orang. Kecerdasan interpersonal nantinya membuat anak cocok bekerja di bidang yang berkaitan dengan banyak orang, misalnya motivator, psikolog, dan public relation (PR).

9.    Kecerdasan Eksistensial

Menurut Howard Gardner, kecerdasan ini membuat anak-anak sering tampak berbeda dengan anak seusianya. Kecerdasan eksistensial membuat anak-anak kerap bertanya tentang eksistensi diri dan konsep kehidupan yang kompleks. Banyak orang menyamakan kecerdasan eksistensial dengan kecerdasan spiritual.

 

Apa pun jenis multiple intelligences yang buah hatimu miliki, jangan lupa bersyukur dan mengembangkannya semaksimal mungkin. Sekarang, kamu bisa mengajak si kecil menggunakan aplikasi Gerak By Rexona untuk melakukan #GerakTakTerbatas . Gerak By Rexona tidak hanya membantu penyandang disabilitas dengan fitur voice command yang terhubung dengan aplikasi transportasi online. Kamu juga dapat menggunakannya untuk menghitung langkah kaki dan mengkonversikannya menjadi donasi untuk para penyandang disabilitas yang membutuhkan.

Mari ajarkan si kecil untuk hidup sehat dan peduli sesama sejak kecil melalui hal-hal sederhana. Unduhlah Gerak By Rexona dan rasakan manfaatnya bagi diri sendiri dan sesama.