Skip to content

7 Fakta Mengenai Huruf Braille Yang Harus Kamu Ketahui

Braille adalah sistem tulisan sentuh yang dipakai oleh tuna netra untuk membaca. Bentuk huruf braille ini seperti titik-titik yang dibuat timbul dari kertas. Para tuna netra akan membaca melalui huruf braille dengan cara menyentuhnya dengan jari tangan. Di balik manfaatnya yang sangat besar untuk penyandang disabilitas tuna netra, ada sejumlah fakta menarik huruf braille yang wajib kamu ketahui, nih!

 

1.    Dibuat oleh Tuna Netra dari Perancis

Nama “Braille” diambil dari nama penemunya, yakni Louis Braille. Braille sendiri terlahir normal dengan sepasang mata yang berfungsi dengan baik. Namun, Braille mengalami kecelakaan saat usia 3 tahun ketika ia berada di ruang kerja ayahnya. Kedua matanya tertusuk benda tajam sehingga ia mengalami kebutaan permanen.

Pada usianya yang ke-15, Braille menciptakan kombinasi titik-titik timbul yang dinamakan huruf braille. Huruf tersebut dipakai oleh Louis Braille dan penyandang tuna netra lain untuk membaca. Bahkan, sampai saat ini huruf braille masih tetap dipakai oleh tuna netra.

 

2.    Sempat Dipakai Para Tentara untuk Membaca di Kegelapan

Walaupun huruf braille diciptakan oleh seorang tuna netra, tetapi huruf tersebut awalnya tidak ditujukan sebagai alat bantu membaca bagi tuna netra. Huruf braille justru dimanfaatkan oleh tentara-tentara perang untuk membaca pada malam hari atau saat berada di ruangan yang gelap.

Dengan kata lain, huruf braille menjadi kata sandi bagi para tentara untuk mengirim pesan rahasia. Namun, seiring berjalannya waktu huruf braille akhirnya dimanfaatkan sebagai alat bantu baca bagi tuna netra.

 

3.     Mendapat Penolakan di Awal Kemunculannya

Huruf braille diperkenalkan ke publik sebagai alat bantu baca tuna netra pada tahun 1834. Alih-alih mendapat sambutan yang positif, huruf braille justru dikecam karena dianggap membuat anak-anak tuna netra membaca huruf yang tidak sesuai dengan bentuk huruf aslinya.

Louis Braille tak patah arang. Beliau tetap memperjuangkan huruf braille agar diterima oleh masyarakat luas. Baru pada tahun 1847 huruf braille dapat diterima secara universal dan dipakai di sekolah luar biasa.

 

4.    Berkembang Mengikuti Era Digital

Jika dahulu huruf braille hanya terdapat di buku atau lembaran kertas. Kini, kamu bisa menemukan huruf braille di alat semacam keyboard yang bisa terhubung dengan smartphone maupun komputer. Adalah Braille EDGE 40 yang merupakan temuan canggih agar penyandang tuna netra tetap bisa menggunakan perangkat digital. Alat ini dikoneksikan dengan smartphone maupun komputer menggunakan bluetooth.

 

5.    Dijadikan Sarana untuk Perlombaan

Braille adalah alat bantu baca bagi tuna netra. Bagi pemula mungkin terasa sulit untuk menghafal huruf braille. Oleh karena itu, sempat dibuat Braille Challenge – kompetisi tahunan untuk siswa-siswi tuna netra yang diselenggarakan oleh Braille Institute di Los Angeles.

Lebih dari 1.400 siswa tuna netra dari Amerika Serikat dan Kanada turut bergabung pada perlombaan ini. Pemenang bisa memperoleh hadiah berupa uang tunai yang jumlahnya tidak sedikit.

 

6.    Braille Bukan Bahasa

Banyak orang yang mengira bahwa braille adalah bahasa. Faktanya, braille merupakan huruf dan bukan bahasa. Braille merupakan alfabet taktil yang dapat digunakan untuk menulis semua bahasa. Ada versi braille dari Cina, Spanyol, Arab, dan bahasa-bahasa lainnya.

 

7.    Sudah Diadaptasi ke Berbagai Mainan Anak

Perkembangan huruf braille di dunia memang semakin pesat. Terbukti bahwa huruf braille sudah mulai diadaptasi untuk permainan anak. Jadi, anak-anak tuna netra tetap dapat memainkan mainan seperti layaknya anak-anak normal lainnya. Ada sejumlah permainan klasik yang sudah mengusung huruf braille, seperti UNO, LEGO, sampai dengan monopoli.

 

Tertarik untuk mempelajari huruf braille? Meskipun kamu bukan seorang tuna netra, kamu bisa mempelajari huruf braille ini untuk membantumu berkomunikasi melalui tulisan dengan teman-teman penyandang tuna netra, lho!

Kamu juga bisa mendukung penyandang disabilitas dengan turut join di #GerakTakTerbatas dari Rexona. Caranya gampang banget, kamu hanya perlu mengunduh aplikasi Gerak by Rexona melalui smartphone. Setiap langkah yang kamu buat akan dihitung melalui aplikasi dan akan diakumulasikan untuk ditukar dengan kursi roda yang akan diberikan bagi penyandang disabilitas.