Skip to content
4 Cara Olahraga yang Benar untuk Dapatkan Hasil Maksimal

4 Cara Olahraga yang Benar untuk Dapatkan Hasil Maksimal

Mereka yang rutin berolahraga cenderung memiliki imunitas tubuh yang baik dan tidak gampang sakit. Kalaupun sampai terserang penyakit, risiko mengalami skenario terburuk relatif lebih kecil. Itulah kenapa olahraga menjadi penting. Namun untuk memaksimalkan manfaat yang dapat diperoleh, kamu juga perlu tahu cara olahraga yang benar.

 

Pemanasan dan Pendinginan

Karena beberapa hal, tidak sedikit orang yang masih enggan untuk melakukan pemanasan dan pendinginan. Keduanya kerap dikesampingkan. Padahal, baik pemanasan maupun pendinginan keduanya sama-sama penting. Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan melakukannya. Kalau kamu ingin lebih maksimal dalam berolahraga, pastikan untuk pemanasan dulu.

Pemanasan membantu tubuh agar lebih siap sekaligus bagus untuk menghindari cedera. Pendinginan juga demikian. Setelah dipaksa untuk melakukan aktivitas berat, otot-otot tubuh cenderung terasa tegang. Jika tidak melakukan pendinginan, keesokan harinya otot jadi terasa sakit. Namun dengan pendinginan, nyeri yang dirasakan akan jauh berkurang.

 

Olahraga di Waktu yang Tepat

Banyak yang merekomendasikan olahraga di pagi hari karena udaranya lebih sejuk dan belum banyak polusi. Hal tersebut memang benar. Namun saat berbicara tentang waktu yang tepat untuk berolahraga, sebenarnya pagi atau sore hari itu sama baiknya. Olahraga di waktu sore bagus untuk kamu yang tidak punya waktu untuk olahraga pagi.

Karena dilakukan setelah melakukan aktivitas rutin, otot-otot tubuh juga relatif lebih siap untuk diajak berolahraga. Kamu juga tetap bisa mendapatkan manfaat olahraga dan menuai hidup sehat meski melakukannya di waktu sore. Namun jika ingin berolahraga di sore hari, jangan terlalu larut atau mendekati waktu tidur. Olahraga terlalu larut justru bisa membuatmu sulit beristirahat.

 

Perhatikan Frekuensi Olahraga

Frekuensi olahraga itu sebaiknya seberapa sering? Apakah setiap hari atau seminggu sekali? Jika ditanya demikian, jawabannya bisa cukup bervariasi tergantung pada beberapa kondisi. Meski demikian, ada satu standar yang bisa dijadikan sebagai acuan. Frekuensi olahraga menentukan seberapa besar manfaat yang akan kamu dapatkan nanti. Jika dilakukan dengan frekuensi yang tepat, manfaatnya akan lebih maksimal.

 

Untuk orang dewasa sendiri, minimal olahraga dilakukan 150 menit per minggunya. Waktu 150 menit ini bisa dibagi ke dalam beberapa hari sesuai dengan kemampuan. Meski demikian, ada satu tips olahraga yang perlu dipahami. Tubuh juga butuh istirahat. Kamu tidak bisa memaksanya untuk melakukan olahraga berat setiap hari. Di samping itu, istirahat yang cukup juga bagus untuk memulihkan otot hingga siap diajak berolahraga lagi.

 

Perhatikan Kondisi Tubuh

Tujuan berolahraga adalah untuk menjaga kebugaran tubuh. Goal akhirnya adalah demi kesehatan. Namun jika dilakukan saat tubuh dalam kondisi kurang prima, hasilnya justru kontra produktif. Bukan lagi mendapatkan kesehatan, kamu justru bisa mencederai diri sendiri. Sebelum berolahraga, perhatikan kondisi tubuhmu.

Apakah tubuh sedang dalam kondisi baik atau justru sedang sakit. Bagi mereka yang memiliki penyakit serius seperti diabetes, olahraga harus dilakukan dengan beberapa pertimbangan khusus. Kamu tidak bisa berolahraga jika gula darah dalam kondisi terlalu rendah atau terlalu tinggi.

 

Di masa pandemi seperti sekarang ini, penting sekali untuk selalu menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga. Olahraga akan membantu menjaga imunitas tubuh, terlebih saat aktivitas manusia melambat dan harus menahan diri untuk tidak sering keluar rumah.

Cara olahraga yang benar tidak selalu identik dengan aktivitas luar ruangan. Meski lebih dianjurkan demikian, masih banyak olahraga yang bisa dilakukan di dalam rumah. Misalnya saja seperti aerobik dan latihan beban. Selama dilakukan dengan benar, manfaatnya bagi kesehatan tetaplah sama.